Indonesia Terpuruk Usai Dibantai Australia 5-1, Kluivert Janjikan Kebangkitan Lawan Bahrain
JAKARTA, GENVOICE.ID - Harapan Timnas Indonesia untuk lolos langsung ke Piala Dunia pertama kalinya sejak 1938 semakin berat setelah kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, pada Kamis (20/3), Patrick Kluivert selaku pelatih baru timnas janjikan kebangkitan saat melawan Bahrain.
Dilansir dari Reuters, kekalahan ini membuat Indonesia turun ke peringkat keempat Grup C zona Asia, tertinggal empat poin dari posisi kedua yang menjadi tiket otomatis ke putaran final bersama Jepang yang sudah lebih dulu memastikan kelolosan. Meski masih ada peluang melalui jalur play-off, duel melawan Bahrain di Jakarta pada Selasa (26/3) mendatang menjadi laga wajib menang bagi skuad Garuda.
Pelatih Patrick Kluivert menegaskan bahwa timnya akan bangkit dan berjuang habis-habisan.
"Hal positifnya adalah kami terus berjuang, dan semangat dalam tim ini akan selalu ada," ujar Kluivert kepada awak media.
"Kalian tidak melihat semangat yang kami miliki di dalam tim. Kami pasti akan bereaksi saat melawan Bahrain."
Meski kalah dengan skor mencolok, Indonesia sebenarnya tampil dominan di banyak momen lewat gaya bermain pressing tinggi yang diterapkan Kluivert. Sang pelatih bahkan meyakini hasil akhir bisa berbeda jika Kevin Diks tidak gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-7.
"Itu adalah gaya bermain saya. Sejak awal kami mengontrol permainan. Saya rasa kami bermain lebih baik dari Australia," ujar mantan striker Barcelona dan Timnas Belanda itu.
"Tetapi itulah sepak bola, penalti sangat penting. Jika gagal mencetak gol dari titik putih, dampaknya bisa besar secara mental."
Kluivert bisa mengambil inspirasi dari kebangkitan sebelumnya. Saat Indonesia dihancurkan Jepang 0-4 pada November lalu, mereka justru mampu mengejutkan Arab Saudi dengan kemenangan 2-0 lima hari kemudian.
"Laga melawan Bahrain juga akan sulit. Yang terpenting sekarang adalah mengembalikan mental para pemain, memberi mereka energi positif," ujar Kluivert.
"Kami harus bangkit, menyatukan kembali semangat dalam tim, dan meraih hasil bagus. Laga melawan Bahrain di kandang harus menjadi momen kebangkitan."
Dengan tiga laga tersisa, Timnas Indonesia harus berjuang lebih keras untuk menjaga asa tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
0 Comments





- Nigeria dan Mesir Raih Kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Benarkah Musik Bisa Jadi Terapi Alternatif untuk Migrain? Berikut Penjelasannya!
- Bagaimana Inovasi Pertambangan Membentuk Masa Depan Teknologi Amerika
- Delhi Harus Fokus Kurangi Emisi Kendaraan untuk Atasi Polusi Udara yang Meningkat
- Marcus Rashford Kembali ke Skuad Timnas Inggris di Era Thomas Tuchel
- Lonjakan Penumpang di Terminal Kalideres: Tembus 4.000 Orang pada H-4 Lebaran
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Berbagai Kota Besar di Indonesia
- Manfaat Garam Laut Mati untuk Meredakan Gejala Eksim, Benarkah Efektif?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!