Tips Sehat Puasa Ramadan, Waspada Gangguan Maag Dan Vertigo Yang Sering Muncul Saat Ibadah!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Nggak kerasa ya sebentar lagi kita bakal memasuki bulan suci Ramadan yang sudah dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim, Gen. Tapi, di balik semangat buat beribadah, ada satu hal yang sering banget terlupakan sama anak muda zaman sekarang, yaitu soal kesiapan fisik dan kesehatan tubuh. Biasanya, saat minggu-minggu awal puasa, tubuh kita bakal dipaksa buat melakukan adaptasi besar-besaran karena pola makan yang berubah drastis dari biasanya.
Kalau kita nggak pinter-pinter jaga badan, bukannya dapet berkah, malah penyakit yang dateng menghampiri. Banyak orang yang baru puasa beberapa hari saja sudah tumbang gara-gara asam lambung yang naik gila-gilaan atau kepala yang mendadak pusing berputar seperti kena vertigo. Hal ini sebenernya wajar karena organ tubuh kita kaget sama jadwal makan sahur dan buka yang berbeda dari rutinitas harian.
Masalahnya, sering kali kita justru "balas dendam" pas waktu buka puasa dengan makan apa saja yang ada di depan mata tanpa mikirin efeknya ke lambung. Padahal, persiapan yang bener itu harus dilakukan dari sekarang biar pas hari H kita bisa tetep produktif dan nggak cuma rebahan di kamar nahan sakit, Gen.
Berdasarkan diskusi Indonesia Health Insight Report Q1 2026 bersama Halodoc di Jakarta pada Rabu, 21 Januari 2026, dr. Irwan Heriyanto yang merupakan lulusan Universitas Indonesia menjelaskan kalau maag dan vertigo emang jadi "langganan" keluhan pas bulan puasa. Pemicu utamanya adalah asam lambung yang nggak terkontrol akibat pola makan yang berantakan.
"Jadi maag dan gerd itu pemicunya yakni asam lambung itu sendiri, kenapa? karena pola makannya tidak dijaga, tidak teratur, dia beradaptasi. Yang biasanya dia makan biasa tiba-tiba sahur. Begitu buka puasa, ngeliat makanan tuh kayaknya semuanya pengen dimakan, yang dipilih yang manis-manis, nah itu yang akan memacu juga dari asam lambung, itu tiba-tiba maag atau dispepsia," kata Irwan dalam penjelasannya.
Dokter Irwan juga memperingatkan kalau maag ini bisa berkembang jadi GERD yang bikin dada rasanya kayak terbakar alias heart burn. Hal ini terjadi karena asam lambung yang PH-nya sangat rendah itu naik dan membakar dinding kerongkongan kita. Nggak cuma urusan perut, vertigo juga mengintai gara-gara pola tidur kita berubah karena harus bangun sahur. Kurangnya cairan dan kebiasaan minum kopi alias kafein yang bikin dehidrasi bisa mengganggu pusat keseimbangan di telinga kita. Makanya, beliau menyarankan kalau bangun tidur jangan langsung berdiri tegak biar nggak jatuh pusing.
Selain dua masalah utama tadi, ada juga keluhan lain kayak sembelit, radang tenggorokan, sampai jerawatan yang sering muncul saat puasa. Data dari Halodoc menunjukkan kalau konsultasi maag dan vertigo barengan itu naik sampai 68 persen pas Ramadan. Biar nggak ngalamin hal ini, tipsnya simpel banget, Gen. Perbanyak minum air putih pas sahur dan buka, terus usahakan tidur maksimal jam 10 malam biar peradangan dalam tubuh berkurang. Hindari juga terlalu banyak makan makanan manis yang berlebihan saat perut masih kosong.
Menurut Gen, dari deretan gangguan kesehatan tadi, mana sih yang paling sering bikin kalian "nyerah" pas lagi puasa di tahun-tahun sebelumnya?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!