Lamborghini Pastikan Program Limited Edition Berlanjut, Fenomeno Hanya 29 Unit di Dunia
JAKARTA, GENVOICE.ID - Lamborghini menegaskan bahwa program produk edisi terbatas (limited edition) akan tetap menjadi bagian penting dari identitas mereka sebagai jenama kendaraan eksklusif.
Dilansir dari Antara, meski fokus utama merek Italia ini berada pada model high-end seperti Lamborghini Urus dan Revuelto, CEO Lamborghini Stephen Winkelmann memastikan model edisi terbatas tetap hadir sebagai bentuk penghargaan untuk para pelanggan paling setia.
"Model edisi khusus dan edisi terbatas ini tidak bisa menjadi fokus utama merek, tetapi ini juga bagian dari penghargaan bagi pelanggan kami yang paling setia. Oleh karena itu, penting untuk memiliki bagian atas segmen pasar ini, dan dengan cara tertentu, jenis mobil eksklusif yang kami ciptakan ini akan terus berlanjut," ujar Winkelmann, dikutip.
Program "Few-Off" Lamborghini sendiri sudah berjalan sejak 2007, ketika mereka meluncurkan Reventon. Hingga kini, program tersebut melahirkan beberapa model paling ikonis sekaligus langka, mulai dari Sesto Elemento yang hanya diproduksi 20 unit pada 2012, Centenario yang hadir dalam 20 coupe dan 20 roadster, hingga Reventon yang diproduksi terbatas sebanyak 45 unit.
Terbaru, Lamborghini memperkenalkan Fenomeno, mobil sport plug-in hybrid (PHEV) berbasis DNA Revuelto yang masuk dalam lini "Few-Off". Fenomeno hanya dibuat 29 unit di seluruh dunia, dan Winkelmann mengonfirmasi bahwa hampir semua unitnya sudah ludes dialokasikan, meski tidak merinci negara mana saja yang beruntung mendapatkannya.
Lebih jauh, Winkelmann menyebut Lamborghini berkomitmen meluncurkan model edisi terbatas baru setiap tiga hingga empat tahun sekali. Dengan strategi ini, Lamborghini ingin menjaga eksklusivitas dan terus menghadirkan karya langka yang memperkuat posisinya di segmen pasar super-eksklusif.
Bagi para kolektor, Fenomeno kini menjadi salah satu perwujudan paling langka dari visi Lamborghini dalam menggabungkan performa ekstrem, desain futuristis, dan teknologi elektrifikasi terbaru.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!