Alonso Yakin Franco Mastantuono Bisa Jadi Senjata Rahasia Baru Real Madrid
JAKARTA, GENVOICE.ID - Real Madrid membuka musim 2025/2026 dengan langkah meyakinkan usai menang tipis 1-0 atas Osasuna di Santiago Bernabeu, Rabu (20/8). Gol tunggal dicetak Kylian Mbappe melalui titik putih, namun sorotan utama justru tertuju pada para rekrutan anyar yang langsung mendapat kesempatan tampil.
Pelatih Xabi Alonso menurunkan empat wajah baru sejak awal pertandingan. Trent Alexander-Arnold dan Alvaro Carreras mengisi posisi bek sayap. Keduanya tidak hanya kokoh di lini belakang, tapi juga rajin membantu serangan lewat sisi lapangan. Sementara itu, Dean Huijsen dipercaya mengawal jantung pertahanan bersama Eder Militao.
Huijsen tampil solid dengan catatan tujuh sapuan, satu intersep, dan dua tekel bersih. Pemain muda asal Belanda itu terlihat tenang meski Madrid bermain dengan garis pertahanan tinggi. Performanya membuat Alonso bisa lebih tenang dalam mengatur transisi permainan dari belakang.
Namun, momen paling dinantikan terjadi pada menit ke-68 ketika Franco Mastantuono masuk menggantikan Brahim Diaz. Meski baru bergabung latihan pekan lalu, gelandang muda asal Argentina itu langsung menunjukkan kualitas. Ia melepas satu tembakan tepat sasaran, satu umpan kunci, dan aktif membantu pertahanan. Energinya membuat lini tengah Madrid lebih hidup.
Alonso mengaku puas dengan penampilan para pendatang baru. "Mereka bermain tanpa gugup, sangat tenang, dan percaya diri," ujarnya usai pertandingan. Secara khusus, sang pelatih memberikan pujian kepada Mastantuono. "Franco membawa energi segar ke dalam tim. Dia menunjukkan potensi besar dan bisa memberi dampak dalam jangka panjang," tambahnya.
Kepercayaan Alonso pada Mastantuono bukan tanpa alasan. Pemain berusia 16 tahun itu dikenal sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Argentina. Sebelum bergabung ke Madrid, ia sudah mencuri perhatian di River Plate dan bahkan sempat dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa lainnya.
Dengan latar belakang tersebut, debut Mastantuono di Bernabeu tentu menambah optimisme suporter Madrid. Mereka melihat sosok muda yang bisa menjadi penerus tradisi gelandang kreatif Los Blancos setelah era Luka Modric dan Toni Kroos.
Kemenangan tipis atas Osasuna mungkin belum sepenuhnya menggambarkan kekuatan Madrid musim ini. Namun kontribusi langsung dari para rekrutan anyar, ditambah kehadiran bintang muda seperti Mastantuono, memberi sinyal positif bahwa proyek Xabi Alonso berada di jalur yang tepat.
Jika perkembangan Mastantuono konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu senjata rahasia Real Madrid di musim panjang yang penuh tantangan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!