'Gas Melon' Gak Naik-naik! Bahlil Bongkar Biang Kerok Harga LPG 3 Kg Bisa Tembus Rp25 Ribu

'Gas Melon' Gak Naik-naik! Bahlil Bongkar Biang Kerok Harga LPG 3 Kg Bisa Tembus Rp25 Ribu
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemerintah memastikan harga LPG subsidi 3 kilogram tetap aman di tengah lonjakan harga gas nonsubsidi yang kini meroket.

Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa sejak pertama kali diterapkan pada 2006-2007, harga LPG 3 kg tidak pernah dinaikkan oleh pemerintah.

Pernyataan ini sekaligus merespons kekhawatiran publik di tengah naiknya harga energi global, termasuk imbas konflik seperti perang Perang Rusia-Ukraina yang sebelumnya sempat mengguncang pasar.

Bahlil menekankan, jika masyarakat menemukan harga LPG 3 kg melonjak di lapangan, hal itu bukan kebijakan resmi pemerintah. Ia secara terbuka menyebut adanya permainan harga di tingkat distributor hingga pangkalan sebagai penyebab utama.

Menurutnya, pemerintah sebenarnya sudah sempat mencoba membenahi tata kelola distribusi pada Februari 2025. Tujuannya sederhana: memastikan subsidi benar-benar tepat sasaran dan harga yang diterima masyarakat sesuai ketetapan, yakni di kisaran Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per tabung.

Namun upaya tersebut justru memicu kepanikan di masyarakat. LPG sempat langka di pasaran, dan harga di sejumlah daerah melonjak hingga Rp25 ribu per tabung. Situasi itu membuat kebijakan penertiban distribusi tak berjalan mulus.

Bahlil menyayangkan kondisi tersebut, karena jika sistem distribusi berjalan sesuai rencana, harga LPG subsidi seharusnya tidak akan melampaui Rp20 ribu di tingkat konsumen.

Di tengah situasi saat ini, pemerintah kembali menegaskan fokusnya: menjaga harga LPG 3 kg tetap stabil sekaligus memperbaiki rantai distribusi agar subsidi benar-benar dinikmati oleh kelompok yang berhak.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE