Pemudik Nekat Berhenti di Bahu Tol! Korlantas Turunkan Tim Urai, Kowad dan Polwan Ikut Turun Tangan
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menurunkan tim urai untuk menangani pemudik yang masih berhenti di bahu jalan tol selama arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan karena masih banyak pengendara yang memilih menepi untuk beristirahat meski berisiko tinggi terhadap keselamatan.
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan tim urai diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengingatkan pemudik agar tidak berhenti di bahu jalan. Petugas bahkan melibatkan Polwan serta personel TNI, termasuk Kowad dan Kowal, untuk membangunkan pemudik yang tertidur di kendaraan.
Ia memahami banyak pemudik kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh, terutama saat waktu sahur atau menjelang berbuka puasa. Namun, berhenti di bahu tol dinilai sangat berbahaya karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Menurut Agus, petugas di lapangan tetap mengedepankan pendekatan humanis saat menertibkan pemudik. Mereka diminta melanjutkan perjalanan atau mencari tempat istirahat resmi seperti rest area agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
Sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat beristirahat. Jika rest area penuh, pemudik diminta mengikuti arahan petugas dan mencari lokasi aman di luar jalur tol.
Operasi Ketupat 2026 sendiri berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan. Dalam operasi ini, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk membantu kelancaran arus mudik.
Selain pengamanan jalur, petugas juga difokuskan menjaga lebih dari 185 ribu objek vital, termasuk masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!