Meta Buka Akses Developer untuk Kacamata AI, Siap Hadirkan Fitur Inovatif
JAKARTA, GENVOICE.ID - Meta resmi membuka kesempatan bagi developer luar untuk mengembangkan aplikasi di kacamata AI terbaru melalui Meta Wearables Device Access Toolkit. Langkah ini memungkinkan pihak ketiga memanfaatkan sensor dan perangkat di kacamata Meta, mirip integrasi Garmin dan Strava yang sudah ada.
Versi awal toolkit ini memberi akses ke kamera dan audio, sehingga developer bisa membuat pengalaman baru yang memanfaatkan manfaat kacamata AI tanpa harus menggunakan tangan. Beberapa eksperimen sudah berjalan, termasuk tim Disney Imagineering yang membuat prototipe untuk memberi tips pengunjung taman, layanan streaming Twitch yang memungkinkan creator live streaming langsung dari kacamata, serta integrasi HumanWare untuk membantu tunanetra navigasi secara real-time.
Ke depan, toolkit ini akan diperluas untuk mendukung seluruh kemampuan kacamata AI, termasuk layar in-set dan teknologi kontrol melalui gelang. Developer akan dapat membangun add-on dan pengalaman tambahan yang terintegrasi langsung dengan perangkat.
Meta akan meluncurkan versi preview dari toolkit ini dengan akses terbatas. Developer dapat menjajal, membangun prototipe, menguji sensor, dan mendistribusikan uji coba melalui platform beta. Fitur publikasi akan dibatasi selama fase preview agar proses pengujian dan penyempurnaan berjalan aman.
Dengan membuka akses bagi developer luar, Meta berpotensi memperluas ekosistem kacamata AI dan mendorong adopsi lebih luas, sekaligus meningkatkan minat konsumen menjelang peluncuran kacamata AR generasi berikutnya tahun depan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!