Kenapa Kita Sering Tiba-Tiba Terbangun Sebelum Alarm Berbunyi?

Kenapa Kita Sering Tiba-Tiba Terbangun Sebelum Alarm Berbunyi?
- (Dok. freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pernah memasang alarm untuk bangun pukul 06.00, tetapi ternyata beberapa menit sebelumnya sudah terbangun sendiri? Rasanya seperti tubuh memiliki alarm internal yang tahu kapan harus bangun.

Ternyata, fenomena tersebut bukan sesuatu yang aneh. Tubuh manusia memiliki sistem pengatur waktu internal yang disebut ritme sirkadian, dan sistem ini dapat membantu mengatur kapan kita merasa mengantuk serta kapan tubuh mulai bersiap untuk bangun.

Tubuh Memiliki Jam Internal

Ritme sirkadian merupakan siklus biologis yang berlangsung kurang lebih 24 jam.

Sistem ini membantu mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk siklus tidur dan bangun, suhu tubuh, serta pelepasan beberapa hormon.

Cahaya menjadi salah satu sinyal terpenting yang membantu tubuh mengetahui apakah saatnya tidur atau beraktivitas.

Kebiasaan Bangun di Jam yang Sama Bisa Membentuk Pola

Jika seseorang terbiasa tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari, tubuh dapat membangun pola.

Misalnya, selama berhari-hari seseorang selalu tidur sekitar pukul 22.00 dan bangun pukul 06.00.

Setelah pola tersebut berlangsung cukup lama, tubuh mulai mengantisipasi waktu bangun tersebut. Akibatnya, seseorang bisa terbangun sendiri sebelum alarm berbunyi.

Hormon Ikut Berperan

Menjelang waktu bangun, tubuh mengalami berbagai perubahan fisiologis.

Salah satunya adalah perubahan kadar hormon yang berkaitan dengan siklus tidur dan bangun. Kortisol, misalnya, secara alami memiliki pola harian dan cenderung meningkat menjelang pagi.

Perubahan tersebut membantu tubuh bergerak dari kondisi tidur menuju keadaan yang lebih siap untuk beraktivitas.

Alarm Sebenarnya Bukan Satu-Satunya Pemicu Bangun

Alarm memang memberikan suara yang kuat untuk membangunkan kita, tetapi tubuh memiliki mekanisme sendiri untuk mengatur transisi dari tidur ke bangun.

Ketika seseorang memiliki jadwal tidur yang konsisten, ritme sirkadian dapat membantu tubuh mempersiapkan diri sebelum waktu bangun yang biasa.

Karena itu, ada orang yang bisa terbangun beberapa menit sebelum alarm bahkan tanpa sengaja mencoba melakukannya.

Ekspektasi Juga Bisa Memengaruhi

Ada hal menarik lainnya.

Jika kita sangat sadar bahwa harus bangun pada waktu tertentu, perhatian terhadap waktu tersebut dapat memengaruhi pengalaman tidur.

Misalnya, seseorang harus bangun pukul 04.00 untuk mengejar pesawat. Karena tahu harus bangun lebih awal, tubuh dan pikiran bisa berada dalam kondisi lebih waspada menjelang waktu tersebut.

Inilah salah satu alasan seseorang terkadang terbangun sebelum alarm ketika memiliki agenda penting.

Tidak Selalu Berarti Tidur Sudah Cukup

Bangun sebelum alarm tidak otomatis berarti tubuh sudah mendapatkan tidur yang cukup.

Seseorang tetap bisa terbangun lebih awal meskipun durasi tidurnya kurang, misalnya karena stres, lingkungan yang berisik, cahaya, atau faktor lainnya.

Jadi, yang lebih penting bukan sekadar apakah kita bangun sebelum alarm, tetapi apakah tidur yang didapatkan cukup dan membuat tubuh terasa segar.

Tubuh Memang Punya "Jam" Sendiri

Kebiasaan bangun sebelum alarm menunjukkan betapa kuatnya sistem biologis manusia dalam mengikuti pola waktu.

Otak dan tubuh terus menerima sinyal dari lingkungan serta menggunakan pola aktivitas sehari-hari untuk mengatur siklus tidur dan bangun.

Itulah sebabnya seseorang yang sudah terbiasa bangun pukul 06.00 bisa tiba-tiba membuka mata pukul 05.55 tanpa suara alarm sama sekali.

Bukan karena tubuh benar-benar memiliki alarm digital di dalam kepala, melainkan karena sistem biologis kita memang memiliki mekanisme pengatur waktu yang cukup kompleks.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE