Marc Cucurella ke Real Madrid, Alasan Tinggalkan Chelsea Akhirnya Terungkap!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Keputusan Marc Cucurella meninggalkan Chelsea di tengah persiapan musim baru menjadi salah satu kabar transfer yang paling menyita perhatian. Banyak yang mengira bek kiri asal Spanyol itu akan bertahan lebih lama di Stamford Bridge, apalagi beberapa bulan sebelumnya ia sendiri mengaku belum memiliki rencana untuk hengkang.
Namun dunia sepak bola memang sulit ditebak. Kesempatan bergabung dengan Real Madrid datang secara tiba-tiba dan langsung mengubah arah karier pemain berusia 27 tahun tersebut. Tanpa berpikir panjang, Cucurella memilih menerima tawaran Los Blancos dan resmi menandatangani kontrak berdurasi enam tahun.
Saat ini, Cucurella sedang berada di Chattanooga, Tennessee, bersama Timnas Spanyol untuk menjalani Piala Dunia 2026. Meski proses transfer berlangsung di tengah turnamen, ia mengaku semuanya berjalan lancar sehingga tidak mengganggu fokusnya membela negaranya.
Cucurella sebut Real Madrid sebagai langkah besar
Cucurella mengakui bahwa meninggalkan Chelsea bukan keputusan yang mudah. Meski begitu, ia merasa kesempatan bermain untuk Real Madrid merupakan peluang yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.
Baginya, bergabung dengan salah satu klub terbesar di dunia adalah langkah penting untuk membawa kariernya ke level yang lebih tinggi.
"Jika Anda bertanya kepada saya beberapa bulan lalu, saya akan mengatakan bahwa saya tidak mengira akan meninggalkan Chelsea. Namun dalam sepak bola, terkadang Anda perlu berubah dan memulai babak baru yang tidak pernah Anda duga," kata Cucurella.
Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut sudah dipikirkan dengan matang.
"Tidak mudah meninggalkan Chelsea. Tetapi saya pikir langkah yang saya ambil sekarang ke Real Madrid lebih besar. Real Madrid adalah salah satu tim terbaik di dunia dan ini adalah langkah yang memang perlu saya ambil," ujar Cucurella.
Transfer kilat bikin fokus ke Piala Dunia
Bek kiri Spanyol itu bersyukur seluruh proses kepindahannya berlangsung sangat cepat. Dengan begitu, ia tidak perlu terus memikirkan masa depannya saat sedang menjalani turnamen bersama Timnas Spanyol.
Menurut Cucurella, kepastian transfer membuat pikirannya jauh lebih tenang sehingga bisa memberikan perhatian penuh kepada Piala Dunia 2026.
"Semuanya berjalan sangat cepat. Perwakilan saya menelepon pada pagi hari dan mengatakan bahwa kedua tim sudah membahas semuanya, lalu seluruh proses selesai dalam satu setengah hari," tutur Cucurella.
Ia menambahkan bahwa situasi tersebut menjadi keuntungan besar baginya.
"Itu jauh lebih baik bagi saya karena tidak ada gangguan dan saya bisa fokus sepenuhnya pada Piala Dunia. Situasi saya tidak mudah karena saya harus memikirkan hal lain dan tidak bisa fokus seratus persen," tambah Cucurella.
Santai hadapi kritik dari pendukung Barcelona
Kepindahan Cucurella ke Real Madrid ternyata juga memunculkan reaksi dari sebagian pendukung Barcelona. Maklum, pemain tersebut merupakan lulusan akademi La Masia sehingga keputusannya bergabung dengan rival abadi Barcelona mengundang berbagai komentar.
Meski begitu, Cucurella memilih menghormati semua pendapat yang muncul. Ia tetap berterima kasih kepada Barcelona karena telah menjadi bagian penting dalam perjalanan awal kariernya.
Namun, menurutnya setiap pemain memiliki fase yang berbeda dalam hidupnya. Saat kesempatan datang dari Real Madrid, ia merasa tidak ada alasan untuk menolaknya.
"Anda harus menghormati pendapat setiap orang. Saya sangat berterima kasih atas semua yang diberikan akademi Barcelona kepada saya," jelas Cucurella.
Ia kemudian menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menyesali keputusan tersebut.
"Namun seperti halnya dalam kehidupan, semuanya memiliki fase masing-masing. Saya merasa ini adalah keputusan yang tepat dan ketika tim seperti Real Madrid datang, sangat sulit untuk menolaknya. Saya tidak pernah ragu bahwa ini adalah langkah yang benar," tegas Cucurella.
Kini, Cucurella akan memulai tantangan baru bersama Real Madrid setelah menyelesaikan tugasnya bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Kepindahan itu diyakininya sebagai keputusan terbaik untuk melanjutkan perkembangan karier di level tertinggi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!