Dolla Disorot Keras! Video Klip ‘Question’ Dianggap Vulgar Sampai Di-takedown dari YouTube
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, industri musik Malaysia lagi-lagi diguncang drama besar. Girl group Dolla yang biasanya dikenal lewat konsep fierce dan modern, kali ini harus berurusan dengan kontroversi usai merilis video klip terbaru mereka, Question. Video itu baru saja tayang pada 6 November, tetapi langsung ditarik karena dinilai terlalu vulgar dan tidak sesuai dengan norma di Negeri Jiran.
Awalnya, video klip tersebut menampilkan Sabronzo, Tabby, dan Angel dalam setting restoran bernuansa retro. Dalam konsep ceritanya, mereka digambarkan sedang menghadapi seorang pria yang ketahuan selingkuh. Lagu Question sendiri memang mengisahkan perempuan yang mengetahui pasangannya berkhianat, lalu memilih membalas dengan mempermainkan lelaki itu ketimbang bersedih.
Meski alur ceritanya cukup jelas, perhatian publik justru tertuju pada gaya busana para member. Mereka tampil dengan outfit yang disebut-sebut terlalu seksi dan tidak pantas, sehingga memicu gelombang kritik dari banyak pihak. Sorotan makin besar setelah Menteri Agama Malaysia, Na'im Mokhtar ikut mengomentari dan menyebut video itu sedang ditinjau karena berpotensi melanggar pidana syariah yang berlaku di negara tersebut.
"Selebriti adalah panutan. Sebagai Muslim, kita harus memastikan kalau tindakan kita akan mengarahkan orang lain untuk melakukan kebaikan," ujar Na'im.
Salah satu hal yang membuat isu ini semakin sensitif adalah fakta bahwa dari tiga member, Sabronzo merupakan satu-satunya yang beragama Islam. Ia juga memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya, serta baru menikah pada September lalu di Bali dengan seorang DJ.
Kontroversi ini makin memanas setelah seorang pendakwah perempuan terkenal di Malaysia, Asma' Harun, mengunggah kritik pedas di Facebook. Ia menyebut video tersebut telah menormalisasi ketidakpedulian terhadap moralitas dan dianggap mempermalukan perempuan Muslim.
"Ini bukan lagi seni hiburan. Ini lebih menyerupai pertunjukan klub malam, tapi dilakukan secara terbuka atas nama seni. Pakaian yang ketat, pendek, terlalu terbuka, dengan gerakan yang provokatif, dijual sebagai karya seni," katanya.
Di tengah meningkatnya protes, Universal Music Malaysia akhirnya mengambil langkah cepat. Video klip Question langsung ditakedown sebagai bentuk tanggung jawab dan penghormatan terhadap nilai budaya maupun sensitivitas agama di Malaysia.
"Kami menanggapi setiap masukan dengan serius dan bertanggung jawab atas segala kesalahan. Kami percaya bahwa kreativitas dan ekspresi artistik harus sejalan dengan kepekaan terhadap norma-norma setempat," ujar Direktur Pelaksana Universal Music Malaysia, Kim Lim.
"Keputusan untuk menghapus video musik merupakan langkah yang wajar untuk menjaga keharmonisan dan rasa hormat semua pihak," sambungnya.
Buat Gen yang mengikuti perjalanan karier Dolla, grup ini sebenarnya sudah cukup lama dikenal dengan musik energik dan visual penuh gaya. Mereka debut pada 2020 lewat lagu Dolla Make You Wanna. Awalnya beranggotakan empat orang, termasuk Syasya yang akhirnya keluar pada April 2024, membuat grup ini melanjutkan aktivitas dengan tiga member saja.
Kontroversi terbaru ini jelas menjadi salah satu yang terbesar sepanjang karier mereka. Meski begitu, Gen pasti penasaran bagaimana langkah Dolla selanjutnya dan apakah mereka akan merilis versi baru dari video klip tersebut atau justru memulai strategi baru untuk comeback berikutnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!