Menkeu Purbaya Murka, Pegawai Bea Cukai Diduga Nongkrong Starbucks Tiap Hari, Ancam Pecat Minggu Depan
Aduan Warga 'Lapor Pak Purbaya': Pegawai Bea Cukai Nongkrong di Starbucks Bahas Aset dan Bisnis, Menkeu Ancam Pecat PNS!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Isu soal gaya hidup mewah dan perilaku minus Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali memanas! Kali ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dibuat geram setelah menerima laporan mengejutkan dari warga melalui layanan pengaduan "Lapor Pak Purbaya".
Laporan yang masuk melalui layanan 'Lapor Pak Purbaya' ini menyebutkan bahwa para oknum tersebut setiap hari membahas bisnis mencurigakan dan aset.
Laporan tersebut menyoroti kelakuan beberapa Pegawai Bea Cukai yang kedapatan sering nongkrong di Starbucks lengkap dengan seragam dinas mereka.
Menkeu Purbaya pun langsung mengancam akan memecat PNS Bea Cukai yang masih ditemukan melakukan pelanggaran serupa minggu depan, menunjukkan keseriusannya dalam membenahi integritas di lingkungan Dirjen Bea Cukai.
Aduan Warga yang Bikin Menkeu Murka
Saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jumat (17/10/2025), Menkeu Purbaya membacakan aduan warga yang sangat spesifik. Pengadu, seorang wiraswasta, merasa risih melihat sekelompok petugas Bea Cukai bergerombol dan ngobrol keras seharian, setiap hari, di Starbucks.
Isi pembicaraan mereka pun diduga terkait hal-hal mencurigakan: "Yang dibicarakan selalu tentang bisnis, aset bagaimana, mengamankan aset baru, dapat kiriman mobil, bagaimana jualnya, mohon diawasi dan ditindak," baca Purbaya.
Mendengar aduan ini, Menkeu Purbaya langsung meminta konfirmasi dari perwakilan Bea Cukai yang hadir dan memastikan akan segera menindaklanjuti laporan yang sudah dilengkapi alamat lengkap tersebut.
Ancaman Pemecatan Langsung
Purbaya menyadari bahwa upaya pembenahan yang ia lakukan selama ini belum cukup karena masih ada oknum yang tidak peduli. Ia pun melayangkan ancaman keras kepada para oknum yang terekam dalam laporan tersebut.
"Bilang, hari Senin ke depan, kalau ada yang ketemu begini lagi, gua akan pecat," tegasnya.
Meskipun memecat Pegawai Negeri sipil (PNS) disebut sulit, Purbaya menegaskan akan mencari cara untuk mempersulit hidup si oknum.
Ia bahkan menyindir kelakuan PNS tersebut: "Masa nongkrong di Starbucks berpakaian seragam, enggak kira-kira lo. Kalau mau itu yang sopan-sopan dikit lah. Paling enggak, enggak kelihatan."
Menkeu Purbaya berjanji akan terus membenahi Dirjen Bea Cukai melalui laporan masyarakat. Ia pun meminta publik untuk aktif melapor ke layanan "Lapor Pak Purbaya" di nomor 0822-4040-6600.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!