Mitsubishi ASX 2026 Siap Meluncur di Australia Akhir Tahun Ini, Pakai Mesin Turbo Baru Tanpa Hybrid!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Mobil SUV kompak Mitsubishi ASX 2026 yang diproduksi di Eropa dipastikan akan hadir di pasar Australia akhir tahun ini.
Dilansir dari Antara, informasi ini diperoleh dari dokumen persetujuan pemerintah setempat yang dilaporkan oleh Drive pada Senin (18/8), yang juga mengungkap beberapa detail penting terkait spesifikasi teknis SUV ini.
Berbeda dari tren pasar yang mulai ramai mengadopsi teknologi mild-hybrid dan full-hybrid, ASX terbaru justru tetap menggunakan mesin bensin konvensional. Mobil ini dibekali mesin bensin turbocharged 1,3 liter empat silinder yang mampu menghasilkan tenaga 113 kW dan torsi 270 Nm. Mesin tersebut dipasangkan dengan transmisi otomatis kopling ganda tujuh percepatan, memberi respons lebih sigap dibandingkan model sebelumnya yang menggunakan transmisi CVT.
Menariknya, mesin baru ini diketahui identik dengan yang digunakan oleh Renault Captur, karena ASX 2026 memang dikembangkan berbasis Captur. Walau lebih bertenaga dibandingkan mesin 2.0 liter non-turbo (110 kW/197 Nm) yang ada di sebagian besar varian ASX saat ini, tenaga tersebut masih sedikit di bawah mesin 2.4 liter non-turbo (123 kW) yang digunakan pada varian GSR dan Exceed. Namun secara torsi, mesin 1.3 turbo ini lebih unggul, dengan selisih signifikan dari mesin 2.4 liter yang hanya 222 Nm.
Untuk efisiensi bahan bakar, versi turbo 1.3 liter ini mencatatkan konsumsi rata-rata 6,6 liter per 100 km, lebih hemat dibandingkan ASX 2.0 liter otomatis (7,6 L/100 km) dan varian 2.4 liter (7,9 L/100 km). Di luar negeri, varian hybrid berbasis mesin 1,6 liter non-turbo turut tersedia, namun belum dikonfirmasi apakah versi ini akan masuk pasar Australia.
ASX 2026 untuk Australia diperkirakan hadir dalam tiga varian: LS, Aspire, dan Exceed. Varian LS akan menggunakan velg 17 inci, sedangkan Aspire dan Exceed memakai velg 18 inci. Beberapa fitur standar diprediksi meliputi:
-
Layar infotainment 10,4 inci
-
Sistem audio 6 speaker
-
Layar digital klaster instrumen 7 inci
-
Akses dan start tanpa kunci
-
Pengaturan suhu kabin otomatis
-
Fitur keselamatan aktif seperti pengereman darurat otomatis dan cruise control adaptif
Untuk varian tertinggi (Exceed), spesifikasi yang diadopsi dari versi Eropa mencakup:
-
Klaster instrumen digital 10,2 inci
-
Sistem audio Harman Kardon 9 speaker
-
Jok kulit premium
-
Kamera 360 derajat
-
Pengisi daya ponsel nirkabel
-
Kursi depan dengan pemanas
Peluncuran ini sekaligus menjadi pengganti versi ASX saat ini yang produksinya akan dihentikan pada Desember 2024, seiring dengan berakhirnya produksi Eclipse Cross dan Pajero Sport karena ketiganya tidak memenuhi standar keselamatan AEB (pengereman darurat otomatis) yang akan diberlakukan mulai 1 Maret 2025 di Australia.
Mengenai harga, ASX 2026 kemungkinan dibanderol di atas 30.000 dolar Australia (sekitar Rp484 juta). Sebagai perbandingan, ASX LS model lama saat ini dijual mulai 30.490 dolar Australia. CEO Mitsubishi Australia, Shaun Westcott, mengonfirmasi bahwa harga varian baru akan lebih mahal dari versi Jepang sebelumnya.
"Jika Anda melihat kualitas material, penyempurnaan desain, dan rasa premium yang ditawarkan, tidak mungkin harganya tetap sama. Mobil ini naik kelas," ungkap Westcott.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!