Tembus Triliunan Rupiah! Inilah 5 Lukisan China Termahal di Dunia yang Jadi Incaran Kolektor

Investasi Budaya: Mengapa Lukisan Klasik China Bernilai Fantastis?

Tembus Triliunan Rupiah! Inilah 5 Lukisan China Termahal di Dunia yang Jadi Incaran Kolektor
Lukisan Twelve Landscape Screens – Qi Baishi (1925). - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Daftar lukisan China termahal di dunia kini menjadi sorotan global seiring dengan meningkatnya minat kolektor terhadap karya seni rupa klasik Tiongkok yang sarat akan sejarah.

Memiliki nilai investasi yang fantastis, mahakarya dari seniman legendaris seperti Qi Baishi, Wu Bin, hingga Su Shi berhasil menembus harga lelang hingga triliunan rupiah.

Lukisan-lukisan ini tidak hanya menonjolkan keindahan sapuan tinta dan kaligrafi yang rumit, tetapi juga menyimpan filosofi mendalam dari berbagai era, mulai dari Dinasti Song hingga Dinasti Ming.

Memahami keunikan di balik setiap goresan menjadi kunci mengapa benda bersejarah ini tetap menjadi incaran utama di balai lelang internasional.

1. Twelve Landscape Screens - Qi Baishi (1925)

Menempati posisi puncak, seri dua belas gulungan lukisan karya Qi Baishi ini terjual seharga £105 juta (sekitar Rp2,44 triliun) pada tahun 2017.

Karya ini mencetak sejarah sebagai seni Asia pertama yang menembus angka di atas US$100 juta. Lukisan ini awalnya dibuat sebagai kado ulang tahun untuk seorang dokter dan memamerkan keahlian kaligrafi serta sapuan tinta yang halus.

2. Ten Views of Lingbi Rock - Wu Bin (1610)

Lukisan dari era Dinasti Ming ini laku seharga £58 juta (sekitar Rp1,34 triliun). Berupa gulungan sepanjang 12 meter, karya Wu Bin ini mendokumentasikan keindahan sebuah "batu sarjana" dari sepuluh sudut pandang berbeda, mencerminkan tradisi meditasi kaum terpelajar zaman dahulu.

3. Wood and Rock - Su Shi (Dinasti Song)

Dibuat oleh Su Shi, seniman yang dijuluki sebagai "Leonardo da Vinci" dari China, lukisan ini terjual senilai £46 juta (sekitar Rp1,06 triliun) pada 2018. Meski hanya menggambarkan pohon tua yang rapuh, lukisan ini memiliki makna mendalam tentang ketabahan manusia dalam menghadapi cobaan hidup.

4. Eagle Standing on Pine Tree - Qi Baishi (1946)

Satu lagi karya Qi Baishi yang masuk daftar termahal dengan harga £45 juta (sekitar Rp1,04 triliun). Selain ukuran lukisannya yang besar, nilai tambahnya terletak pada sepasang kaligrafi gaya kuno yang menyertai lukisan elang di atas pohon pinus tersebut.

5. Yellow Mountain - Huang Binhong (1955)

Lukisan pemandangan Gunung Huangshan ini terjual seharga £39 juta (sekitar Rp906 miliar). Karya ini sangat emosional karena dilukis saat penglihatan Huang Binhong sudah sangat menurun. Ia mengandalkan ingatan masa mudanya untuk menyelesaikan lukisan terakhir ini sebelum wafat di usia 90 tahun.

Deretan lukisan dengan harga selangit ini menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya Tiongkok memiliki nilai yang tak lekang oleh waktu.

Setiap karya, mulai dari kemegahan pemandangan gunung hingga simbolisme pohon tua yang rapuh, menceritakan ketangguhan dan spiritualitas para senimannya.

Bagi para kolektor dan pencinta seni, memiliki salah satu dari lukisan klasik China ini bukan sekadar tentang status, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang peradaban manusia.

Di tengah modernisasi, mahakarya ini tetap berdiri tegak sebagai investasi budaya yang nilainya diprediksi akan terus meroket di masa depan.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE