Fakta di Balik Pengakuan Denada: Soal Ayah Kandung Ressa dan Alasan Titipkan Anak

Bantahan Tegas Mengenai Isu Penelantaran Anak

Fakta di Balik Pengakuan Denada: Soal Ayah Kandung Ressa dan Alasan Titipkan Anak
Denada. - (Dok. YouTube @FeniRoseOfficial).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Pengakuan terbaru Denada mengenai sosok ayah kandung Ressa dan alasan di balik keputusannya menitipkan anak kini tengah menjadi sorotan publik.

Menanggapi isu penelantaran, Denada mengklarifikasi bahwa keputusan tersebut diambil demi memberikan lingkungan keluarga yang utuh bagi sang putra di Banyuwangi.

Di tengah tuntutan hukum senilai Rp7 miliar dari Ressa Rizky Rossano, Denada membeberkan bukti tanggung jawabnya selama ini, termasuk nafkah pendidikan. Simak fakta lengkap di balik hubungan Denada dan Ressa yang sempat tersembunyi selama puluhan tahun.

Bantahan Tegas Mengenai Penelantaran

Denada menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah membuang atau menelantarkan Ressa.

Sebaliknya, ia memilih untuk tetap mempertahankan kehamilannya dan melahirkan sang putra meski berada dalam situasi yang sangat sulit saat itu. Baginya, Ressa adalah anugerah yang ia jaga dengan penuh tanggung jawab sejak awal.

Sosok Ayah Kandung Ressa

Untuk pertama kalinya, Denada menyinggung perihal ayah kandung Ressa. Ia mengungkapkan bahwa pria tersebut sebenarnya mengetahui perihal kehamilannya.

Namun, menyadari situasi yang ada, Denada memilih untuk tidak menggantungkan harapan pada laki-laki tersebut dan bertekad membesarkan anaknya secara mandiri, dengan atau tanpa kehadiran seorang suami.

Alasan Menitipkan Ressa ke Banyuwangi

Keputusan untuk menitipkan Ressa kepada kerabat di Banyuwangi, yaitu pasangan Om Dino dan Tante Ratih (adik dari Emilia Contessa), diambil dengan pertimbangan masa depan sang anak. Denada menjelaskan beberapa alasan utama:

  • Kebutuhan Figur Ayah: Denada ingin Ressa tumbuh di lingkungan keluarga yang utuh dengan kehadiran sosok ayah dan ibu yang lengkap.

  • Menghindari Perundungan: Mengingat stigma sosial terhadap ibu tunggal di awal tahun 2000-an, Denada ingin melindungi Ressa dari potensi perundungan karena tidak memiliki ayah di lingkungan sekitarnya.

  • Perlindungan Keluarga: Nama besar Emilia Contessa di daerah tersebut memberikan rasa aman dan rasa hormat yang dapat melindungi Ressa selama masa pertumbuhannya.

Tetap Bertanggung Jawab Secara Finansial

Meskipun tinggal terpisah, Denada membuktikan bahwa dirinya tetap menjalankan peran sebagai ibu dengan rutin mengirimkan uang bulanan untuk biaya hidup dan pendidikan Ressa.

Ia bahkan membiayai kuliah Ressa hingga tuntas dan sempat menawarkan sang putra untuk melanjutkan studi di Jakarta demi masa depan yang lebih baik.

Polemik Hukum yang Bergulir

Klarifikasi ini muncul menyusul polemik hukum yang terjadi antara Denada dan Ressa. Diketahui pada 26 November 2025, Ressa melayangkan gugatan terkait biaya hidup sebesar Rp7 miliar dan menuntut pengakuan resmi sebagai anak kandung.

Pasca wafatnya Emilia Contessa, Denada kini berupaya membangun komunikasi langsung dengan Ressa tanpa perantara lagi.

Ungkapan hati Denada ini memperlihatkan sisi lain dari perjuangan seorang ibu yang harus mengambil keputusan pahit demi kebaikan jangka panjang anaknya.

Meskipun kini ia harus menghadapi tantangan hukum dari sang putra, Denada tetap konsisten dengan pendiriannya bahwa ia tidak pernah membuang Ressa.

Bagaimana pendapat Gen mengenai keputusan sulit yang diambil Denada di masa lalu tersebut?

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE