Penjualan Mobil Listrik Meledak! Wuling Pede Lawan BYD dan Chery, Harga Makin Murah Gegara Insentif
Wuling Air EV hingga Mitra EV Laris Manis, Penjualan Mobil Listrik 2025 Tembus Puluhan Ribu Unit!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Penjualan mobil listrik 2025 melonjak tajam, Wuling catat lonjakan tajam berkat insentif pemerintah dan makin banyaknya pilihan model EV di Indonesia.
Tren mobil listrik makin menggila di Indonesia! Produsen otomotif asal Tiongkok, Wuling Motors, mencatat peningkatan penjualan mobil listrik yang makin naik dari tahun ke tahun. Hal ini nggak lepas dari campur tangan pemerintah yang ngasih berbagai insentif pajak untuk kendaraan listrik.
Menurut Brian Gomgom, Public Relations Manager Wuling Motors, masyarakat Indonesia mulai berani beralih dari mobil mesin konvensional (ICE) ke mobil listrik alias EV. Salah satu alasan utamanya? Harga mobil listrik kini makin ramah di kantong.
"Kalau kita lihat ini transisi konsumen dari ICE ke EV itu sudah mulai naik. Jadi transisi ini naik penyebabnya adalah pertama, ya mobil listrik ini harganya sudah mulai terjangkau karena ada insentif," ujar Brian, dikutip Senin (14/7/2025).
Berdasarkan data dari Gaikindo, penjualan mobil listrik mengalami lonjakan gila-gilaan. Tahun 2022 cuma 10 ribuan unit, tapi di 2023 langsung naik jadi 17 ribu unit, dan di 2024 meledak hingga 43 ribu unit! Bahkan, sepanjang semester 1 tahun 2025 aja udah tembus 35.846 unit. Gokil!
Wuling sendiri punya sederet mobil listrik andalan, mulai dari Air EV, Binguo EV, Cloud EV, sampai yang paling baru, Mitra EV buat segmen kendaraan niaga. Menurut Brian, ada tiga alasan utama kenapa mobil listrik makin digandrungi.
Pertama, harga makin terjangkau. Kedua, biaya operasional jauh lebih hemat dibanding mobil bensin. Dan ketiga, pilihan model sekarang makin banyak. Gak cuma itu, dukungan dari pemerintah juga makin solid.
Ada insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% yang ditanggung pemerintah, PPnBM juga dikasih diskon, dan bea masuk untuk mobil listrik impor dibebaskan. Semua ini tertuang dalam PMK Nomor 12 Tahun 2025.
Wuling mengaku sudah menikmati insentif ini sejak meluncurkan Air EV di tahun 2022. Dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%, konsumen pun bisa dapetin mobil listrik dengan harga yang lebih bersahabat.
Meski begitu, Wuling juga menghadapi persaingan ketat dari sesama brand China seperti BYD, Chery, Geely, dan lainnya. Mereka semua mulai unjuk gigi di pasar mobil listrik Tanah Air.
Buat yang penasaran, berikut daftar mobil listrik terlaris Juni 2025:
- Denza D9 - 1.768 unit
- BYD Sealion 7 - 1.068 unit
- BYD M6 - 844 unit
- Chery J6 - 445 unit
- Wuling Air EV - 376 unit
- Geely EX5 - 216 unit
- MG 4 EV - 94 unit
- Chery E5 - 85 unit
- Neta V-II - 66 unit
- Aion Hyptec HT - 56 unit
Dengan tren positif ini, masa depan mobil listrik di Indonesia makin cerah. Dukungan insentif dari pemerintah jadi kunci penting dalam mempercepat transisi ke kendaraan ramah lingkungan.
Produsen seperti Wuling, BYD, hingga Chery diprediksi bakal bersaing ketat merebut pasar mobil listrik Tanah Air. Kalau harga makin bersahabat dan infrastruktur terus dikembangkan, bukan nggak mungkin mobil listrik bakal jadi primadona jalanan Indonesia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!