Penyebab Kesuburan Pria Menurun Ternyata Bukan Cuma Masalah Wanita, Hati-Hati Kebiasaan Simpan HP di Saku dan Kurang Tidur Bisa Bikin Kualitas Sperma Drop!

Penyebab Kesuburan Pria Menurun Ternyata Bukan Cuma Masalah Wanita, Hati-Hati Kebiasaan Simpan HP di Saku dan Kurang Tidur Bisa Bikin Kualitas Sperma Drop!
- (Dok. Freepik).

JAKATRA, GENVOICE.ID - Gen, selama ini kalau bicara soal susah punya anak, biasanya pikiran orang langsung tertuju pada faktor kesehatan wanita. Padahal, fakta di lapangan menunjukkan hal yang jauh berbeda. Kesuburan pria itu sebenarnya nggak selalu stabil dan sangat bergantung pada cara kita menjalankan gaya hidup sehari-hari. Banyak pria yang merasa dirinya sehat-sehat saja, padahal tanpa sadar ada kebiasaan sepele yang bisa membuat kualitas sperma dan sistem reproduksinya menurun drastis.

Kesehatan reproduksi pria itu bisa naik turun tergantung kondisi tubuh dan lingkungan. Memahami apa saja yang bisa menurunkan tingkat kesuburan sangatlah penting, bukan cuma buat kalian yang sedang merencanakan kehamilan bersama pasangan, tapi juga buat menjaga kebugaran tubuh dalam jangka panjang. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena mengabaikan sinyal-sinyal yang diberikan oleh tubuh sendiri. Ada banyak hal tak terduga, mulai dari urusan tidur sampai gadget, yang ternyata punya pengaruh besar.

Nah, biar nggak salah langkah, yuk kita bahas beberapa faktor utama yang sering banget bikin kesuburan pria jadi drop.

Faktor Usia dan Dampak Zat Berbahaya

Walaupun pria nggak punya masa menopause seperti wanita, faktor usia tetap memegang peranan penting. Semakin bertambahnya umur, kesehatan dan jumlah sperma biasanya akan mengalami penurunan secara perlahan. Meskipun nggak terjadi secara mendadak, merencanakan keturunan di usia produktif tetap disarankan agar peluangnya lebih maksimal.

Selain itu, gaya hidup "bad boy" seperti merokok, konsumsi alkohol, hingga narkoba adalah musuh utama kesuburan. Zat berbahaya dalam rokok punya kemampuan jahat untuk merusak DNA sperma kamu. Sementara itu, alkohol yang berlebihan nggak cuma menurunkan kualitas sperma, tapi juga bisa mengacaukan hormon dan memicu gangguan fungsi seksual yang pastinya nggak mau kamu alami.

Kebiasaan Buruk yang Sering Dianggap Remeh

Siapa yang sangka kalau kurang tidur bisa bikin susah punya anak? Sering begadang atau tidur nggak teratur bisa mengganggu produksi hormon testosteron. Pria yang jam tidurnya berantakan terbukti punya kualitas sperma yang lebih rendah dibanding mereka yang tidur cukup sekitar 7 sampai 8 jam per malam. Tidur adalah waktu bagi sistem reproduksi untuk bekerja optimal.

Selanjutnya, ada kebiasaan yang relate banget sama anak muda jaman sekarang: menyimpan ponsel di saku celana. Menaruh HP di saku depan yang dekat dengan area selangkangan ternyata berisiko tinggi. Paparan radiasi dan suhu panas yang dihasilkan ponsel diduga kuat bisa mengganggu proses pembentukan serta pergerakan sperma kamu. Jadi, mulai sekarang coba taruh HP di tas atau meja saja ya.

Masalah Medis yang Perlu Diwaspadai

Ada juga faktor penyakit yang harus segera ditangani. Infeksi pada organ reproduksi, seperti radang testis atau penyakit menular seksual, kalau dibiarkan bisa merusak pergerakan sperma. Begitu juga dengan Diabetes Melitus. Penyakit gula ini bisa memengaruhi hormon testosteron, menurunkan gairah (libido), hingga menyebabkan gangguan saraf saat proses ejakulasi.

Bahkan masalah seperti ejakulasi dini juga punya pengaruh psikologis yang besar. Rasa cemas dan stres jangka panjang yang muncul akibat masalah ini bisa mengganggu keseimbangan hormon di dalam tubuh. Pada akhirnya, semua kembali ke pola hidup. Dengan menjaga kebiasaan sehat dan cukup istirahat, kamu bisa membantu mempertahankan kualitas sperma dan kesehatan reproduksi tetap prima.

Gen, dari daftar kebiasaan di atas, mana nih yang menurut kamu paling susah diubah buat para pria jaman sekarang?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE