Setelah Pensiun dari F1, Nicholas Latifi Raih Gelar Magister di London Business School

Setelah Pensiun dari F1, Nicholas Latifi Raih Gelar Magister di London Business School
Nicholas Latifi setelah lulus dari London Business School. - (Dok. Instagram/@nicholaslatifi).

JAKARTA, Genvoice.id - Mantan pembalap Formula 1 asal Kanada, Nicholas Latifi, resmi menamatkan pendidikan Magister Administrasi Bisnis (MBA) di London Business School (LBS). Kabar ini diumumkannya secara langsung melalui akun media sosialnya, menandai babak baru dalam hidupnya setelah memutuskan pensiun dari dunia balap pada akhir 2022.

Latifi yang dikenal sebagai salah satu pembalap tim Williams Racing, terakhir kali tampil di Formula 1 pada musim 2022. Setelah kontraknya tak diperpanjang, ia memilih untuk mundur sementara dari dunia balap dan memfokuskan diri pada pendidikan. Keputusan ini sempat membuatnya jarang muncul di publik selama hampir dua tahun.

Dalam unggahannya, Latifi menceritakan bahwa ia mulai menempuh pendidikan MBA di London Business School pada 2023. Ia mengaku tertarik untuk memperluas wawasan dan mempersiapkan masa depan di luar lintasan balap.

"Saya tahu karier pembalap tidak berlangsung selamanya. Saya ingin menantang diri saya di bidang baru, dan dunia bisnis terasa seperti langkah berikutnya," tulis Latifi dalam pernyataannya seperti yang dikutip dari GrandPrix.com.

Latifi mengaku dua tahun terakhir menjadi periode yang sangat berharga dalam hidupnya. Ia belajar banyak tentang dunia bisnis, kepemimpinan, dan kerja sama tim dari perspektif yang berbeda. Ia juga menyoroti bahwa pengalaman di dunia balap banyak membantunya beradaptasi dalam lingkungan akademik yang kompetitif.

"Saya datang tanpa latar belakang sarjana di bidang bisnis, tapi komunitas di London Business School luar biasa mendukung. Ini adalah perjalanan penuh tantangan sekaligus pengalaman yang memuaskan," ujarnya.

Sejak meninggalkan Formula 1, Latifi memilih untuk tidak langsung kembali ke dunia motorsport. Ia menyebut bahwa keputusannya untuk melanjutkan pendidikan bukan berarti ia menutup pintu untuk balapan, melainkan memberi dirinya waktu untuk mengevaluasi arah hidupnya.

Karier Nicholas Latifi di Formula 1 berlangsung selama tiga musim, dari 2020 hingga 2022. Ia membela tim Williams dan dikenal sebagai pembalap dengan etos kerja tinggi meski seringkali menghadapi tekanan besar di lintasan. Salah satu momen paling dikenang publik adalah insiden kecelakaan di GP Abu Dhabi 2021 yang secara tidak langsung memengaruhi hasil perebutan gelar dunia antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen.

Setelah meninggalkan F1, Latifi sempat menghilang dari pemberitaan. Namun kini, dengan gelar magister yang berhasil diraih dari salah satu sekolah bisnis terbaik dunia, ia kembali ke sorotan publik, bukan sebagai pembalap, melainkan sebagai lulusan berprestasi.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE