Tips Beli Mobil Listrik Bekas, Jangan Sampai Salah Pilih dan Rugi Besar!

Tips Beli Mobil Listrik Bekas, Jangan Sampai Salah Pilih dan Rugi Besar!
- (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, tren mobil listrik makin hits aja di Indonesia. Nggak cuma mobil baru yang jadi incaran, tapi pasar mobil listrik bekas juga mulai ramai dicari orang. Alasannya jelas: lebih murah, tapi tetap bisa ngerasain teknologi ramah lingkungan yang lagi jadi gaya hidup baru. Tapi hati-hati, beli mobil listrik bekas itu nggak bisa sembarangan. Kalau salah langkah, bisa-bisa malah tekor karena biaya perawatan yang nggak murah.

Dilansir dari ANTARA, direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, ngasih beberapa tips penting biar kamu nggak salah langkah. Pertama yang harus banget diperhatikan adalah umur mobil. Semakin muda usianya, biasanya harga jual lebih tinggi, tapi wajar karena performanya masih segar dan teknologinya lebih update.

Selain itu, ada komponen paling vital dari mobil listrik: baterai. Kondisinya harus dicek secara detail, mulai dari kesehatan baterai, kapasitas, sampai apakah masih ada garansi resmi atau nggak. Menurut Agung, "Kapasitas baterai yang lebih besar biasanya punya harga yang lebih tinggi juga, serta jarak tempuh yang lebih jauh." Jadi jangan cuma lihat body mulus, tapi cek juga isi 'jantung' mobilnya.

Nggak kalah penting, lihat odometer alias jarak tempuh. Mobil dengan jarak tempuh tinggi memang harganya lebih miring, tapi risikonya juga besar. Komponen lebih aus dan kamu mungkin harus keluar biaya tambahan untuk servis atau ganti suku cadang. Sementara kalau jarak tempuhnya masih rendah, kondisi mobil biasanya lebih terjaga, meski harga jualnya lebih mahal.

Hal lain yang wajib dicek adalah kelengkapan dokumen. Pastikan STNK, BPKB, sampai faktur pembelian asli dan sesuai. Jangan lupa minta bukti garansi tertulis baterai. Soalnya, baterai itu komponen paling mahal dari mobil listrik, dan biasanya garansinya lebih panjang dibanding mobilnya sendiri.

Terakhir, jangan malas untuk lihat buku servis. Riwayat perawatan yang rapi bisa jadi indikator kesehatan mobil, terutama bagian baterai dan sistem kelistrikan yang butuh teknisi khusus. Jadi, kalau nemu mobil listrik bekas dengan servis lengkap, itu tanda positif banget buat dipertimbangkan.

Kesimpulannya, beli mobil listrik bekas memang bisa jadi pilihan cerdas, tapi jangan terburu-buru. Periksa semua detail biar kamu bisa dapet kendaraan yang bukan cuma ramah lingkungan, tapi juga aman buat kantong.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE