Marc Marquez Berjaya di MotoGP San Marino 2025, Satu Langkah Lagi Menuju Juara Dunia

Marc Marquez Berjaya di MotoGP San Marino 2025, Satu Langkah Lagi Menuju Juara Dunia
Podium di MotoGP San Marino 2025. - (Dok. Motogp.com).

JAKARTA, Genvoice.id -- Marc Marquez kembali menunjukkan kelasnya di MotoGP San Marino 2025. Pembalap asal Spanyol itu mengungguli pesaingnya untuk meraih kemenangan yang dramatis pada MotoGP San Marino 2025, Minggu (14/9), sekaligus makin mendekat ke gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Pada hari Sabtu, Marquez mengalami insiden dalam sprint race. Ia jatuh setelah memimpin di awal lomba. Meski begitu, kekalahan pada sesi sprint bukanlah titik akhir. Justru, kekalahan kecil itu seperti menyulut semangat tambahan baginya untuk tampil lebih fokus dan agresif di balapan utama malam harinya.

Balapan utama di Misano menjadi medan pertempuran yang ketat antara Marquez dan Marco Bezzecchi (Aprilia). Bezzecchi memulai dari pole position dan memimpin sejak babak awal. Namun, pada lap ke-12, Bezzecchi melakukan kesalahan di Turn 8 dan keluar lintasan, membuka peluang bagi Marquez untuk mengambil alih posisi pertama.

Setelah memimpin, Marquez terus ditekan Bezzecchi yang terus berusaha mengejar. Namun, meskipun beberapa kali Bezzecchi mencatatkan fastest lap, Marquez tetap konsisten menjaga ritme balapan dan akhirnya menyegel kemenangan dengan selisih waktu sekitar 0,568 detik.

Kemenangan ini tercatat sebagai kemenangan ke-11 Marquez di musim 2025, menunjukkan bahwa performanya naik pesat. Total poin Marquez kini mencapai 512 poin dalam satu musim, sebuah rekor tertinggi dalam sejarah MotoGP untuk poin terbanyak di satu musim balap.

Dengan keunggulan 182 poin atas adiknya, Alex Marquez, Marquez hanya perlu hasil tertentu di seri berikutnya,GP Jepang, untuk memastikan gelar juara dunia musim ini. Secara matematis, gelar juara Marquez bisa dikunci di Jepang.

Usai balapan, Marquez mengaku bahwa "ada api khusus di dalam dirinya" setelah kecelakaan sprint hari sebelumnya. Kegagalan di hari Sabtu dijadikan motivasi, bukan beban. Ia menyatakan bahwa balapan di Misano adalah salah satu yang paling sulit secara mental musim ini.

Dalam wawancara, ia juga memberi pujian kepada Bezzecchi yang menurutnya memberikan perlawanan sengit hingga lap-lap akhir.

Bagi Marquez dan tim Ducati, ini bukan sekadar soal menang hari ini, tapi tentang konsistensi, mental baja, dan kemampuan mengatasi tekanan di saat-saat penting.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE