Respons Ruben Amorin setelah Kalah Memalukan dari Everton di Old Trafford
JAKARTA, Genvoice.id - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menyampaikan reaksi kecewa dan reflektif usai timnya kalah 0-1 di kandang sendiri melawan Everton, yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13.
Amorim mengakui bahwa hasil pertandingan sangat mengecewakan, tetapi yang lebih mengusik hatinya adalah "perasaan" yang muncul saat laga berlangsung. Menurutnya, sejak awal pertandingan United tidak menunjukkan intensitas yang diharapkan.
"Saya merasa sejak menit pertama, kita tidak berada pada level intensitas yang sama. Dan ketika kita tidak berada di puncak intensitas, kita tidak bisa memenangkan pertandingan seperti ini," ujar Amorim seperti yang dikutip dari situs resmi klub.
Ia menambahkan bahwa pemahaman tim terhadap situasi permainan juga kurang.
"Kami tidak memahami bagaimana bermain melawan tim yang bermain dengan 10 orang," tambahnya.
Salh satu poin menarik dari pernyataan Amorim adalah penghargaannya terhadap semangat juang Everton, meskipun kalah dari sisi jumlah pemain. Ia mengaku "iri" pada cara Everton bertarung selama pertandingan.
"Fighting itu bukan hal buruk. Fighting tidak berarti mereka tidak saling menyukai. Fighting itu ketika kehilangan bola, saya akan melawan kamu karena kita tahu bisa kebobolan. Itu yang saya rasakan saat menonton Everton," ujarnya kepada ESPN.
"Saya berharap ketika pemain saya kehilangan bola, mereka melawan satu sama lain. Itu perasaan yang baik, bukan buruk," ungkapnya.
Selain kritik soal mental dan gaya permainan, Amorim juga menyebut kekalahan ini bukan sekadar kegagalan dalam hasil, melainkan adalah sinyal bahwa timnya masih jauh dari posisi yang layak untuk diperhitungkan di papan atas liga.
Kami punya banyak pekerjaan. Kita harus sempurna untuk memenangkan pertandingan, dan hari ini kami tidak sempurna," ujarnya.
Amorim menegaskan bahwa fokus akan segera dialihkan ke pertandingan berikutnya. Meski rasa frustrasi mendalam, ia menegaskan pentingnya memperbaiki performa.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!