Cooper Flagg Pecahkan Rekor NBA yang Terbengkalai 21 Tahun Sejak Era LeBron
JAKARTA, GENVOICE.ID - Cooper Flagg menjadi salah satu prospek NBA paling fenomenal dalam dua dekade terakhir. Bahkan sebelum menginjak usia 19 tahun, ia akan melakoni debutnya di liga basket paling bergengsi dunia. Kehebatannya di level sekolah menengah membuat Flagg mampu 'melompati' satu tahun akademik, sehingga ia bisa masuk ke perguruan tinggi lebih cepat daripada pemain seusianya.
Meski belum pernah memainkan satu pertandingan NBA pun, namanya sudah kerap disandingkan dengan para legenda. Perbandingan yang paling sering muncul tentu saja dengan LeBron James, yang juga menghadapi ekspektasi besar sejak masih belia. Seperti LeBron, Flagg diharapkan mampu tampil percaya diri di panggung terbesar olahraga ini.
Menariknya, Flagg akan mengukir prestasi yang terakhir kali terjadi saat LeBron masih rookie, tepatnya pada musim 2003-2004. Selama 21 tahun terakhir, belum ada lagi pemain pilihan nomor satu NBA Draft yang langsung tampil di laga Hari Natal pada musim perdananya.
Biasanya, tim yang mendapatkan pick pertama adalah tim papan bawah yang jarang menjadi pilihan NBA untuk pertandingan spesial tersebut. Namun, Dallas Mavericks - tim yang merekrut Flagg - berada dalam situasi berbeda. Mereka berhasil naik peringkat draft untuk mendapatkan hak memilih pertama, sekaligus mempertahankan status sebagai tim kompetitif.
Situasi ini mirip dengan Cleveland Cavaliers saat mengorbitkan LeBron, meski dengan hasil yang sedikit berbeda di klasemen. Kala itu, Cavs juga mendapat jatah tampil di Hari Natal. Sekarang, Flagg akan menutup penantian panjang itu ketika Mavericks dijadwalkan menghadapi Golden State Warriors di laga spesial 25 Desember mendatang.
Penentuan jadwal ini murni keputusan NBA, tetapi tidak semua pemain muda mendapatkan kehormatan tersebut. Dibutuhkan bakat luar biasa dan pencapaian mengesankan untuk membuat liga memasukkan tim Anda di kalender Hari Natal pada musim rookie.
LeBron sendiri mencatatkan 34 poin, 6 assist, dan 2 steal di laga Hari Natal pertamanya, meski Cavs kalah. Statistik itu menjadi tolok ukur yang akan membayangi Flagg. Tantangannya jelas tidak mudah, mengingat lawan yang dihadapi adalah Warriors - tim dengan tradisi juara dan pemain bintang seperti Stephen Curry.
Dengan talenta yang ia miliki, Flagg punya kesempatan besar untuk menjadikan momen ini sebagai pijakan awal menuju karier cemerlang di NBA. Jika berhasil tampil memukau, namanya bisa jadi akan terus disebut dalam satu napas bersama LeBron dalam sejarah liga.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!