Libur Panjang Imlek 2026, JTT Pastikan Tol Trans Jawa Siaga Hadapi Lonjakan Kendaraan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Menghadapi libur panjang Tahun Baru Imlek 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan seluruh layanan operasional Jalan Tol Trans Jawa berada dalam kondisi siap siaga.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode long weekend.
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa penguatan operasional menjadi bagian dari strategi antisipatif perusahaan. Fokus utamanya adalah menjaga kapabilitas layanan agar tetap optimal di tengah potensi peningkatan volume lalu lintas.
"JTT melakukan penguatan kesiapan operasional secara menyeluruh untuk memastikan layanan jalan tol tetap optimal selama periode long weekend Imlek," ujar Ria.
Seperti periode libur panjang pada umumnya, momentum Imlek diperkirakan akan diikuti peningkatan aktivitas perjalanan. Baik untuk wisata, kunjungan keluarga, maupun perjalanan antarkota, arus kendaraan di Tol Trans Jawa diproyeksikan mengalami kenaikan.
Dalam aspek transaksi, JTT melakukan optimalisasi seluruh gardu dan pos transaksi. Selain itu, petugas tambahan disiagakan di gerbang tol dengan potensi kepadatan tinggi guna mempercepat layanan dan mengurangi antrean.
Kesiapan juga mencakup fasilitas rest area. Penguatan layanan dilakukan melalui optimalisasi area parkir, toilet, tempat ibadah, serta zona komersial untuk menunjang kenyamanan pengguna jalan.
Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi lalu lintas, JTT memperkirakan volume kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama akan mencapai 324.702 kendaraan. Angka tersebut meningkat sekitar 12,3 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di kisaran 289.085 kendaraan.
Lonjakan kendaraan juga diestimasi terjadi di ruas-ruas utama lain yang mengarah ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Untuk menjaga kelancaran arus, JTT memperkuat koordinasi dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, serta Badan Usaha Jalan Tol lainnya. Kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan kesiapan layanan operasional berjalan terintegrasi di seluruh jaringan Tol Trans Jawa.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi berkelanjutan JTT dalam menghadapi berbagai momen peningkatan mobilitas masyarakat sepanjang tahun.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!