Hyundai Siap Luncurkan Mobil Listrik Baru di 2025, IONIQ 9 Jadi Kandidat Terkuat
JAKARTA, GENVOICE.ID - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bersiap menambah jajaran mobil listriknya di Tanah Air dengan menghadirkan setidaknya satu model baru pada tahun 2025.
Langkah ini diambil dalam menjadi bagian dari komitmen Hyundai untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Indonesia yang kian kompetitif.
"Kalau sesuai janji, masih ada satu kendaraan yang akan kami perkenalkan. Powertrain-nya kemungkinan besar listrik," ujar Kepala Operasional PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto.
Frans menambahkan, segmen kendaraan baru tersebut akan mengikuti tren pasar yang tengah digandrungi masyarakat Indonesia.
"Sekarang kan lagi tren MPV yang perawakannya SUV, 6-7 seater, yang memang sedang digemari," jelasnya.
Meski hanya menyebut "satu model", Hyundai tak menutup kemungkinan untuk menghadirkan lebih dari satu mobil baru hingga akhir 2025. Dua nama yang santer disebut bakal masuk ke pasar Indonesia adalah Hyundai Inster dan Hyundai IONIQ 9.
Menariknya, IONIQ 9 sudah muncul dalam daftar kendaraan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, indikasi kuat bahwa mobil listrik tersebut tengah dipersiapkan untuk diluncurkan di Indonesia.
Berdasarkan data Samsat DKI Jakarta per Agustus-September 2025, mobil listrik berkapasitas besar ini memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Rp699 juta.
Mobil yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 620 kilometer berdasarkan uji Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP) ini diyakini akan menjadi salah satu kendaraan listrik premium dengan jangkauan terpanjang di kelasnya.
Namun, harga jual di pasaran tentu akan lebih tinggi dari NJKB karena belum termasuk pajak dan biaya tambahan lainnya.
Selain model baru di 2025, Hyundai juga sudah menyiapkan kejutan di awal tahun 2026. Perusahaan asal Korea Selatan itu berencana menghadirkan produk-produk global baru, baik berupa model yang benar-benar segar maupun versi pengembangan dari model yang sudah ada.
"Tahun depan, kita akan bawa beberapa produk global masuk ke Indonesia, baik itu produk yang benar-benar baru ataupun pengembangan produk yang ada sekarang. Tentunya juga memperhatikan portrait yang sesuai dengan kebijakan pemerintah dan permintaan konsumen di Indonesia," kata Fransiscus.
Dengan cara ini, Hyundai secara tidak langsung telah menjawab tentang peningkatan minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan yang efisien dan berteknologi tinggi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!