Seringai Umumkan Hiatus Usai Kepergian Ricky Siahaan: 'Kami Belum Tahu Akan Berlanjut atau Tidak'
JAKARTA, GENVOICE.ID - Band heavy rock metal legendaris Indonesia, Seringai, resmi mengumumkan masa hiatus dari panggung musik Tanah Air setelah kepergian mendadak sang gitaris, Ricky Siahaan.
Dilansir dari Antara, kabar tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram resmi mereka pada Senin (12/5). Dalam unggahan itu, para personel yang tersisa, Arian13, Edy Khemod, dan Sammy Bramantyo, menyampaikan bahwa mereka memilih untuk rehat sementara waktu dari segala aktivitas bermusik bersama Seringai.
"Setelah Ricky pergi, nampaknya kami akan rehat dulu dengan Seringai. Apakah akan berlanjut atau tidak, sejujurnya kami belum ada jawaban. Untuk sekarang, hiatus dahulu," tulis mereka dengan nada emosional.
Kepergian Ricky di usia 48 tahun menjadi pukulan telak bagi grup yang telah berdiri sejak 2002 ini. Ricky wafat di Tokyo, Jepang saat Seringai sedang menjalani tur bertajuk Wolves of East Asia Tour 2025.
Meski belum memutuskan masa depan band, Seringai mengisyaratkan akan mengadakan acara penghormatan khusus untuk mengenang sang gitaris. Bentuknya masih dibicarakan secara internal, mulai dari kemungkinan satu kali penampilan terakhir dengan gitaris tamu, hingga wacana membuat tur memorial atau acara tahunan.
"Kami berencana akan membuat sebuah kegiatan untuk mengenang dan merayakan kehidupan Ricky, tapi masih belum tahu seperti apa. We will go with the flow," lanjut mereka.
Di tengah masa duka dan ketidakpastian ini, Seringai juga meminta para penggemarnya, yang dikenal sebagai Serigala Militan, untuk tidak terlalu berharap melihat aksi panggung mereka dalam waktu dekat.
Namun, mereka memastikan bahwa akun media sosial band akan tetap aktif sebagai wadah informasi mengenai aktivitas para personel dan band, termasuk perilisan merchandise eksklusif yang akan tetap berlanjut.
"Terima kasih! Selalu, selamanya!" tulis mereka menutup pernyataan tersebut.
Kepergian Ricky bukan hanya kehilangan bagi Seringai, tetapi juga bagi skena musik metal Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok visioner dan energik yang telah menjadi tulang punggung band selama lebih dari dua dekade.
Kini, publik dan para penggemar hanya bisa menanti sambil berharap, apakah Seringai akan kembali mengaum, atau memilih mengakhiri perjalanannya dalam diam.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!