Game Eksklusif Xbox 'Contraband' Dibatalkan Setelah 4 Tahun Tanpa Kabar!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Setelah empat tahun penuh tanda tanya, game eksklusif Xbox berjudul Contraband akhirnya resmi dibatalkan. Bagi banyak gamer, ini mungkin bukan kabar yang mengejutkan, terutama karena game ini hanya pernah muncul sekali lewat trailer CG saat pertama kali diumumkan pada tahun 2021.
Namun, keputusan ini tetap menjadi tamparan lain bagi Xbox Game Studios, yang akhir-akhir ini semakin sering tersandung dalam pengembangan game eksklusifnya.
Contraband awalnya dikembangkan oleh Avalanche Studios, studio di balik seri Just Cause dan Mad Max. Game ini disebut-sebut akan mengusung latar tahun 1970-an dengan nuansa gritty dan penuh aksi. Namun, sejak pengumuman awalnya, tidak ada informasi berarti yang dibagikan, tidak ada gameplay, tidak ada pembaruan resmi, hanya keheningan.
Dikabarkan pertama kali oleh Bloomberg, jurnalis Jason Schreier menyatakan bahwa proyek ini telah dibatalkan setelah empat tahun tanpa kabar. Avalanche Studios kemudian mengonfirmasi kabar tersebut melalui situs resmi mereka:
"Selama beberapa tahun terakhir, Avalanche Studios Group dan Xbox Game Studios Publishing telah berkolaborasi mengembangkan Contraband. Saat ini, pengembangan aktif telah dihentikan sementara kami mengevaluasi masa depan proyek ini. Kami berterima kasih atas antusiasme komunitas sejak pengumuman awal, dan akan memberikan pembaruan selanjutnya secepatnya."
Yang membuat situasi ini semakin memprihatinkan adalah kenyataan bahwa Contraband bukan satu-satunya game besar yang gagal di bawah naungan Xbox Game Studios. Sebelumnya, proyek ambisius seperti Everwild dari Rare dan reboot Perfect Dark oleh The Initiative juga mengalami pembatalan atau pengembangan yang sangat bermasalah.
Ini terjadi beriringan dengan PHK besar-besaran yang dilakukan Microsoft dalam beberapa bulan terakhir, berdampak pada ribuan karyawan di berbagai studio milik Xbox.
Menariknya, pada bulan Juli lalu, bos Xbox Phil Spencer masih bersikeras bahwa masa depan Xbox tetap cerah, mengatakan bahwa:
"Platform, hardware, dan roadmap game kami tidak pernah terlihat sekuat ini."
Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya. Pembatalan demi pembatalan, disertai ketidakpastian pengembangan, membuat kepercayaan terhadap lini eksklusif Xbox semakin goyah. Di tengah persaingan ketat dengan PlayStation dan Nintendo, langkah Xbox ini tentu menimbulkan banyak tanda tanya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!