Central Cee Resmi Masuk Islam, Rapper Inggris Ini Pilih Nama Baru "Akil"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar mengejutkan datang dari industri musik Inggris. Central Cee, rapper papan atas asal London yang dikenal sebagai salah satu figur penting skena UK drill, mengonfirmasi bahwa dirinya telah memeluk agama Islam dan mengganti nama menjadi Akil.
Pengakuan tersebut disampaikan secara terbuka dalam siaran langsung Instagram bersama kreator konten PlaqueBoyMax. Tanpa pengumuman resmi atau konferensi pers, Central Cee justru memilih momen santai untuk membagikan keputusan besar dalam hidupnya.
"Saya baru saja mengganti nama dan mengucapkan syahadat. Sekarang saya seorang Muslim," ujar Central Cee dalam siaran tersebut, seperti dilaporkan Mille World dan dikutip sejumlah media internasional.
Pernyataan singkat itu menandai fase baru bagi Oakley Neil Caesar-Su, nama lahir Central Cee, yang selama ini identik dengan lirik keras, kisah jalanan London, dan popularitas global di dunia hip-hop.
Isyarat Keimanan yang Pernah Muncul
Meski baru dikonfirmasi secara terbuka, sebagian penggemar menilai langkah ini bukan sesuatu yang sepenuhnya mengejutkan. Dalam beberapa karya Central Cee, nuansa Islam disebut sudah muncul secara implisit. Lagu "Doja", misalnya, kerap dibahas karena memuat istilah yang berkaitan dengan budaya dan simbol Islam.
Sejak 2022, spekulasi juga beredar di kalangan penggemar setelah sejumlah foto memperlihatkan Central Cee berada di masjid bersama rekan-rekannya. Namun, rapper berusia 27 tahun itu memilih tidak memberi klarifikasi hingga akhirnya menyampaikan sendiri keputusan tersebut.
Latar Multikultural dan Pencarian Identitas
Central Cee lahir di London pada 4 Juni 1998 dari keluarga multikultural. Ibunya berdarah Inggris, sementara ayahnya memiliki keturunan Guyana dan Tiongkok. Setelah orang tuanya berpisah, ia dibesarkan oleh sang ibu di Shepherd's Bush, London Barat, kawasan yang dikenal dengan dinamika urban dan keberagaman budaya.
Latar belakang ini kerap disebut membentuk karakter dan perspektif Central Cee, termasuk dalam lirik-liriknya yang banyak berbicara soal identitas, tekanan hidup, dan pencarian makna. Bagi sebagian pengamat, perjalanan spiritual menuju Islam sejalan dengan narasi pencarian tersebut.
Dari UK Drill ke Panggung Global
Karier Central Cee mulai menanjak sejak pertengahan 2010-an, sebelum benar-benar melejit lewat lagu "Day in the Life" pada 2020. Sejak itu, namanya menjadi salah satu yang paling berpengaruh di skena UK drill, dengan jutaan pendengar di berbagai platform streaming dan basis penggemar internasional.
Keputusan memeluk Islam dan menggunakan nama Akil menempatkan Central Cee dalam barisan panjang musisi hip-hop yang menjalani kehidupan spiritual di tengah industri hiburan global. Sejumlah nama seperti Lupe Fiasco, Q-Tip, hingga Jay Electronica lebih dulu dikenal dengan identitas serupa.
Babak Baru Central Cee
Pergantian nama menjadi Akil, yang memiliki makna kebijaksanaan dan kecerdasan, dipandang sebagai simbol arah hidup baru. Tanpa banyak pernyataan tambahan, Central Cee memilih menyampaikan perubahan ini secara sederhana, namun berdampak luas.
Di tengah sorotan dunia musik, keputusan personal tersebut kini menjadi bagian dari perjalanan publiknya, membuka babak baru dalam karier dan kehidupan sang rapper Inggris.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!