Era Baru Musik AI Dimulai! Swedia Jadi Negara Pertama Beri Royalti Resmi untuk Lagu yang Dilatih AI!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Industri musik dunia memasuki babak baru setelah organisasi yang menaungi para pelaku industri musik di Swedia, STIM (Swedish Performing Rights Society), secara resmi menggandeng perusahaan kecerdasan buatan (AI) untuk meluncurkan lisensi legal musik yang digunakan dalam pelatihan AI.
Dilansir The News pada Selasa (9/9), lisensi ini memberikan kepastian hukum bagi perusahaan AI yang ingin menggunakan lagu-lagu berhak cipta sebagai bahan pelatihan model AI, sembari menjamin kompensasi adil bagi para komposer dan penulis lagu.
Langkah revolusioner ini diambil STIM sebagai respons terhadap ledakan penggunaan AI generatif di industri kreatif, yang selama ini memicu kekhawatiran soal pelanggaran hak cipta dan integritas karya seni.
"Kami ingin menunjukkan bahwa merangkul disrupsi tanpa mengorbankan kreativitas manusia adalah hal yang mungkin," ungkap Lina Heyman, Pelaksana Tugas CEO STIM.
Lisensi inovatif ini mencakup lebih dari 10.000 komposer, penulis lagu, dan penerbit musik yang berada di bawah naungan STIM. Dengan perjanjian ini, para kreator akan menerima royalti langsung dari perusahaan teknologi yang memakai karya mereka sebagai data pelatihan.
Lisensi tersebut tak hanya mengatur aspek komersial, namun juga menjadi cetak biru regulasi global yang mengedepankan kompensasi adil dan kepastian hukum di tengah maraknya penggunaan teknologi AI di dunia seni.
Langkah STIM ini disambut baik oleh Konfederasi Internasional Masyarakat Penulis dan Komposer (CISAC), yang sebelumnya telah memperingatkan bahwa AI dapat menurunkan pendapatan penulis lagu hingga 24% pada tahun 2028 jika tidak segera diatur.
Inisiatif ini menjadikan Swedia sebagai salah satu negara pionir dalam mengatur penggunaan karya seni untuk pelatihan AI secara etis dan legal, sekaligus menjadi model bagi industri kreatif global dalam menghadapi gelombang AI generatif.
Dengan lisensi ini, seniman tetap mendapatkan haknya, dan perusahaan AI bisa berinovasi tanpa melanggar hukum,sebuah win-win solution yang mungkin akan diikuti banyak negara dalam waktu dekat.
0 Comments
- iPhone 17 Pro Bakal Punya Fitur Isi Daya Apple Watch dan AirPods Tanpa Kabel? Bocoran Ini Menghebohkan!
- WBO Perintahkan Chris Billam-Smith dan Roman Fress Negosiasi, Perebutan Sabuk Dunia Kelas Berat Junior Semakin Dekat
- Donald Trump Tandatangani Perintah Penutupan Voice of America, Tanda Kebebasan Pers Mulai Dibungkam?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!