Sempat Gagal Tugas di Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Ini Justru Dipercaya Pimpin UEFA Super Cup

Sempat Gagal Tugas di Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Ini Justru Dipercaya Pimpin UEFA Super Cup
- (Dok. BBC).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Wasit asal Somalia, Omar Artan, mendapat kepercayaan besar dari UEFA setelah ditunjuk sebagai pengadil lapangan pada ajang UEFA Super Cup 2026. Penunjukan tersebut datang hanya beberapa waktu setelah dirinya gagal bertugas di Piala Dunia 2026 akibat masalah visa yang membuatnya tidak bisa masuk ke Amerika Serikat.

Sebelumnya, Artan termasuk dalam daftar wasit yang dipilih untuk bertugas pada turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Namun, kendala administrasi membuatnya kehilangan kesempatan tampil di panggung Piala Dunia meski telah lolos dalam proses seleksi perangkat pertandingan.

Kini, UEFA memberikan kesempatan baru bagi wasit berusia 34 tahun itu dengan menunjuknya untuk memimpin laga UEFA Super Cup yang mempertemukan Paris Saint-Germain dan Aston Villa. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Salzburg, Austria, pada 12 Agustus 2026.

Presiden UEFA, Aleksander Čeferin, mengatakan keputusan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kualitas dan dedikasi Artan sebagai salah satu wasit terbaik di Afrika saat ini.

Menurutnya, sepak bola harus menjadi sarana yang mempersatukan berbagai latar belakang tanpa diskriminasi. UEFA juga ingin menunjukkan dukungan kepada Artan setelah kegagalannya bertugas di Piala Dunia bukan disebabkan oleh faktor teknis maupun performa di lapangan.

Artan sendiri bukan nama asing dalam dunia perwasitan internasional. Pada 2025, ia dinobatkan sebagai Wasit Pria Terbaik versi Confederation of African Football atau CAF. Penghargaan tersebut menjadi bukti atas konsistensinya memimpin berbagai pertandingan penting di level benua Afrika maupun internasional.

Penunjukan Artan juga menjadi bagian dari kerja sama yang dijalin UEFA dan CAF dalam pengembangan kualitas perwasitan. Program kolaborasi tersebut bertujuan membuka lebih banyak kesempatan bagi wasit dari berbagai konfederasi untuk tampil di kompetisi elite dunia.

Dalam keterangannya, UEFA turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden CAF, Patrice Motsepe, yang mendukung penuh kerja sama tersebut.

Meski sempat kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia 2026, Artan memilih fokus melanjutkan kariernya di level tertinggi sepak bola internasional. Penunjukan sebagai wasit UEFA Super Cup menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan profesionalnya dan sekaligus menunjukkan bahwa kualitasnya tetap mendapat pengakuan dari komunitas sepak bola dunia.

Laga antara Paris Saint-Germain dan Aston Villa nanti akan menjadi panggung penting bagi Artan untuk membuktikan kapasitasnya di salah satu pertandingan bergengsi Eropa menjelang bergulirnya musim baru.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE