Intip Bocoran Gaji Megawati Hangestri saat Comeback ke Liga Voli Korea 2026, Tembus Rp2,8 Miliar?
Megatron Jadi Komoditi Panas: Tiga Klub Raksasa Korea Siap Berebut
JAKARTA, GENVOICE.ID -Kabar mengenai kembalinya bintang voli kebanggaan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, ke panggung Liga Voli Korea musim 2026/2027 kini tengah menjadi topik hangat di kalangan volimania.
Penampilan gemilang Megawati yang sukses membawa Red Sparks ke babak grand final di musim sebelumnya membuat nilai tawarnya melonjak drastis di bursa transfer.
Dengan adanya perubahan sistem rekrutan KOVO dari draft menjadi bebas transfer, spekulasi mengenai gaji Megawati Hangestri terbaru pun mulai bermunculan.
Banyak pihak memprediksi bahwa pendapatan pemain berjuluk "Megatron" ini mustahil turun, mengingat kontribusinya yang luar biasa bagi industri voli di Negeri Ginseng.
Artikel ini akan mengulas dua opsi skenario gaji Megawati serta daftar klub papan atas Korea Selatan yang siap memperebutkan jasa pemain andalan Jakarta Pertamina Enduro tersebut.
Rumor Transfer dan Fokus di Proliga
Sejumlah media Korea Selatan melaporkan bahwa setidaknya ada tiga klub besar yang berminat meminang jasa pevoli asal Jember ini, yaitu:
-
Daejeon JungKwanJang Red Sparks (Mantan klub Megawati)
-
AI Peppers Savings Bank
-
GS Caltex Seoul KIXX
Meski rumor ini terus berkembang, Megawati saat ini masih fokus membela Jakarta Pertamina Enduro dalam misi mempertahankan gelar juara di babak Final Four Proliga 2026 yang akan digelar di Surabaya awal April mendatang.
Perubahan Sistem Rekrutan KOVO
Mulai musim 2026/2027, Federasi Bola Voli Korea (KOVO) memberlakukan kebijakan baru. Sistem pemilihan pemain asing (Asia maupun non-Asia) yang sebelumnya menggunakan metode draft kini diubah menjadi bebas transfer.
Perubahan ini memberikan kebebasan bagi klub untuk bernegosiasi langsung dengan pemain incaran sesuai kriteria pelatih, namun tetap dalam batasan gaji yang telah ditetapkan.
Estimasi Gaji: Tidak Mungkin Turun
Berdasarkan aturan terbaru KOVO yang dilansir dari Naver, ada dua skenario besaran gaji yang mungkin diterima Megawati saat comeback nanti:
-
Skenario Pemain Baru (Tahun Pertama): Jika jeda absen pada musim 2025/2026 dianggap sebagai riset ulang status, Megawati berhak mendapatkan gaji sebesar 150.000 USD (sekitar Rp2,5 miliar).
-
Skenario Pemain Berpengalaman (Tahun Kedua/Lanjutan): Jika masa kerja sebelumnya dihitung, gaji Megawati bisa mencapai 170.000 USD (sekitar Rp2,8 miliar).
Sebagai perbandingan, pada musim terakhirnya bersama Red Sparks (2024/2025), Megawati telah mengantongi pendapatan di angka Rp2,5 miliar. Dengan performa yang terus menanjak, mustahil bagi pemain andalan Timnas Indonesia ini mengalami penurunan pendapatan jika memutuskan kembali ke Negeri Ginseng.
Red Sparks Jadi Pilihan Paling Logis
Kembali ke pangkuan Red Sparks dinilai sebagai langkah paling realistis bagi Megawati. Hubungan emosional yang baik dengan pelatih Ko Hee-jin serta chemistry yang sudah terbangun dengan para pemain lama akan mempercepat proses adaptasi tanpa harus memulai semuanya dari nol.
Terlepas dari tim mana yang nantinya akan dibela, kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea merupakan bukti nyata bahwa kualitas pevoli Indonesia telah diakui di level internasional.
Dengan potensi pendapatan yang mencapai miliaran rupiah, hal ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi bagi sang "Megatron", tetapi juga membuka jalan bagi atlet-atlet lokal lainnya untuk berkarier di luar negeri.
Kini, fokus utama Megawati adalah memberikan performa terbaik bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga sebelum akhirnya kembali terbang ke Negeri Ginseng. Mari kita dukung terus perjalanan karier Megawati agar tetap konsisten mengharumkan nama bangsa di panggung voli dunia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!