Viral! Pemain Timnas Indonesia Diduga Lakukan Kekerasan ke Pacar, Korban Ngaku Dicekik Saat Laga di Yogyakarta

Pengakuan Mengejutkan di Threads: Dugaan Kekerasan Oknum Pemain Timnas

Viral! Pemain Timnas Indonesia Diduga Lakukan Kekerasan ke Pacar, Korban Ngaku Dicekik Saat Laga di Yogyakarta
Pemain Timnas Indonesia diduga melakukan penganiayaan. - (Dok. Threads).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Dugaan kekerasan yang melibatkan oknum pemain Timnas Indonesia kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah seorang perempuan memberikan pengakuan mengejutkan melalui platform Threads.

Pemain yang disebut aktif berlaga di kompetisi Liga 1 tersebut diduga melakukan tindakan penganiayaan fisik, mulai dari membanting hingga mencekik korban saat sedang menjalani laga tandang di Yogyakarta pada Februari 2026.

Kasus ini mencuat setelah akun X @MafiaWasit mengunggah ulang bukti-bukti kronologi kejadian yang memicu kecaman luas dari netizen.

Artikel ini akan membahas detail dugaan tindak kekerasan tersebut, pemicu konflik yang menyeret nama pemain tim nasional, hingga langkah hukum yang tengah ditempuh oleh korban.

Kronologi Kejadian di Yogyakarta

Berdasarkan pengakuan korban, insiden kekerasan tersebut terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, saat terduga pelaku sedang menjalani laga tandang bersama klubnya di Yogyakarta. Korban yang telah menjalin hubungan selama lima bulan mengaku awalnya hanya menginginkan hubungan yang tenang tanpa drama.

Namun, konflik besar muncul dipicu oleh dugaan perselingkuhan yang dilakukan pemain tersebut dengan mantan kekasihnya. Perselisihan memuncak ketika keduanya terlibat adu mulut di tempat menginap mereka di Yogyakarta.

Dugaan Tindak Kekerasan: Dicekik hingga Muntah

Dalam unggahannya, korban menceritakan detail kekerasan yang dialaminya. Ia mengaku dibanting dan dicekik beberapa kali oleh terduga pelaku.

"Dia banting aku. Setelah itu dia cekik aku dua atau tiga kali. Aku tidak bisa bergerak karena badannya menahan aku. Saat cekikan pertama, aku bahkan sampai muntah," tulis pemilik akun tersebut dalam unggahan yang kini telah dihapus.

Meski sempat diberikan air putih oleh pelaku, korban mengaku tindakan serupa kembali terulang. Ia merasa tidak berdaya karena tekanan yang diberikan semakin kuat saat ia mencoba melakukan perlawanan.

Upaya Visum dan Laporan Polisi

Pasca-kejadian, korban segera mendatangi sebuah rumah sakit di Yogyakarta untuk melakukan visum sebagai bukti medis. Namun, pihak rumah sakit belum bisa mengeluarkan surat keterangan hasil visum lantaran korban belum membuat laporan resmi ke kepolisian.

Hingga saat ini, identitas pasti pemain Timnas tersebut belum terungkap secara publik, meski korban sempat menyertakan foto bersama pria berjaket Timnas dengan wajah yang disamarkan. Akun utama yang mengunggah cerita tersebut juga terpantau sudah tidak aktif atau tidak dapat ditemukan lagi di platform Threads.

Kasus dugaan kekerasan yang menyeret nama pemain Timnas Indonesia ini menjadi pengingat serius bahwa prestasi di lapangan hijau harus sejalan dengan perilaku terpuji di kehidupan pribadi.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait maupun klub Liga 1 yang menaungi pemain tersebut. Tindakan kekerasan, dalam bentuk apa pun, tidak dapat dibenarkan dan memerlukan penanganan hukum yang transparan guna memberikan keadilan bagi korban.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE