OpenAI Resmi Ekspansi ke Korea Selatan, Buka Peluang Kemitraan Strategis dengan Samsung dan SK Hynix
JAKARTA, GENVOICE.ID - Raksasa kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat, OpenAI, mengumumkan rencana untuk menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan teknologi besar asal Korea Selatan, termasuk Samsung Electronics dan SK Hynix Inc. Kemitraan ini diarahkan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur AI, khususnya di sektor pusat data dan pengembangan chip.
Hal ini disampaikan oleh Chief Strategy Officer (CSO) OpenAI, Jason Kwon, dalam konferensi pers di Seoul, Korea Selatan, seperti dikutip dari kantor berita Yonhap.
"Saya pikir ada banyak cara untuk bermitra dengan OpenAI dalam hal membangun infrastruktur, termasuk pada level konstruksi pusat data fisik," ujar Kwon.
Kwon menyebut secara spesifik nama Samsung dan SK Hynix ketika berbicara tentang potensi kolaborasi dalam pengembangan chip perangkat keras untuk AI.
SK Hynix dan Samsung saat ini dikenal sebagai pemimpin global di pasar memori, dengan SK Hynix secara khusus mendominasi pasar High Bandwidth Memory (HBM), komponen krusial dalam komputasi AI modern dan operasional pusat data.
Kwon menganggap kedua perusahaan sebagai mitra ideal mengingat keunggulan mereka dalam teknologi semikonduktor dan infrastruktur manufaktur chip canggih.
Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan peresmian kantor baru OpenAI di Korea Selatan, tepatnya di Seoul. Ini menjadi kantor ke-12 OpenAI secara global, dan yang ketiga di kawasan Asia, setelah Jepang dan Singapura.
Kwon menyatakan bahwa Korea Selatan merupakan lokasi yang sangat strategis untuk pertumbuhan dan inovasi di bidang AI.
"Korea telah lama dikenal sebagai pusat teknologi global. Kombinasi unik antara infrastruktur mutakhir, perusahaan inovatif, dan para pengguna awal menjadikan negara ini pusat ideal untuk inovasi AI," ujarnya
OpenAI mencatat bahwa Korea Selatan kini menjadi pasar ChatGPT dengan pertumbuhan tercepat di Asia, bahkan menempati peringkat pertama dalam hal jumlah langganan.
Sebagai bagian dari ekspansi dan kolaborasi, OpenAI juga mengumumkan akan menjalin kerja sama dengan dunia akademik di Korea. Minggu ini, perusahaan akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Nasional Seoul, sebagai bagian dari inisiatif memperkuat ekosistem riset AI lokal.
Langkah OpenAI membuka kantor di Korea dan menggandeng raksasa teknologi lokal menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperluas ekosistem AI secara global. Kolaborasi yang diusulkan dengan Samsung dan SK Hynix juga mencerminkan pentingnya sinergi antara perangkat lunak dan perangkat keras dalam menghadapi tantangan teknologi AI masa depan.
Jika terealisasi, kerja sama ini diperkirakan akan memperkuat posisi Korea Selatan sebagai pemain utama dalam industri AI global, serta mempercepat adopsi dan pengembangan solusi AI berbasis chip generasi terbaru.
0 Comments
- Kejaksaan Agung Siap Tindak Tegas Pengoplos Beras Setelah Arahan Presiden RI
- Fortnite Chapter 6 Season 4 Resmi Hadir: Kolaborasi Power Rangers, Skin Halo, dan Invasi Serangga Mengguncang Pulau!
- Aksi Heroik Petugas Kebersihan di KA Srilelawangsa: Gagalkan Pencurian Kabel, Disambut Penghargaan dari KAI
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!