Efek AI pada Kesehatan Mental, Psikolog Ingatkan Bahayanya Kalau Terlalu Bergantung!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, makin ke sini makin banyak orang yang curhat ke chatbot AI saat lagi stres atau ngerasa sendirian. Alasannya simpel - cepat, nggak nge-judge, dan selalu ada 24 jam. Tapi menurut Psikolog Klinis Isfandiya Maulidina dari Biro Psikologi Mata Hati Kalimantan Timur, kebiasaan ini bisa jadi pedang bermata dua buat kesehatan mental kamu.
"Sebenarnya (curahan hati ke AI) solusi cepat, tapi belum tentu sesuai kebutuhan kita," ujar Isfandiya, Jumat (10/10), dilansir dari ANTARA.
Menurutnya, AI memang bisa kasih respons instan dan bikin penggunanya ngerasa aman, terutama saat lagi ngerasa tertekan. Tapi kalau kebiasaan ini terus dilakukan tanpa batas, efeknya bisa bikin kamu bergantung dan malah memperparah kondisi psikologis.
AI, katanya, cuma bisa ngasih jawaban berdasarkan teks yang kamu tulis, bukan memahami konteks emosional atau pengalaman hidup kamu. "Seorang psikolog tidak hanya mendengar, tetapi juga mengaitkan benang merah kehidupan klien dari masa lalu, kepribadian, pola asuh, hingga pengalaman traumatis yang tidak terbaca oleh AI," jelasnya.
Masalahnya, kalau terlalu sering curhat ke AI, kamu bisa jadi makin tertutup dari lingkungan sosial. Lama-lama, kemampuan kamu buat berempati dan berinteraksi di dunia nyata bisa berkurang. Bahkan, dampaknya bisa sampai ke fisik - mulai dari susah tidur, sering sakit kepala, sampai psikosomatis.
"Batasannya adalah ketika masalah sudah memengaruhi fisik, seperti sakit kepala, sulit tidur, hingga psikosomatis, maka individu tersebut memerlukan bantuan tenaga profesional," tambah Isfandiya.
Karena itu, Isfandiya nyaranin buat pakai AI secukupnya aja. AI bisa jadi "pertolongan pertama" buat masalah ringan atau butuh teman ngobrol cepat, tapi bukan pengganti psikolog atau psikiater yang paham kondisi kamu secara menyeluruh.
Jadi, Gen, nggak masalah sih pakai AI buat bantu ngurangin stres sesekali. Tapi kalau kamu mulai ngerasa nggak stabil atau fisik kamu ikut drop, jangan ragu buat minta bantuan profesional, ya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!