Man City Sapu Bersih Palermo, Tijjani Reijnders Curi Perhatian Lewat Dua Gol di Laga Pemanasan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester City menutup pramusim dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Palermo di Stadion Renzo Barbera, Sabtu malam waktu setempat. Laga ini menjadi satu-satunya uji coba The Citizens sebelum memulai Premier League 2025/26 akhir pekan depan.
Erling Haaland membuka keunggulan City di babak pertama usai memanfaatkan umpan matang Rayan Cherki. Penyerang asal Norwegia itu melepaskan tembakan kaki kanan yang akurat ke sudut bawah gawang, membuat tim tamu unggul lebih dulu. Palermo sempat mengancam lewat sundulan Joel Pohjanpalo, namun kiper anyar James Trafford mampu mengamankannya.
Cherki menjadi motor serangan City sepanjang 45 menit pertama. Pemain asal Prancis itu mencatat sentuhan terbanyak di antara rekan setimnya, banyak di antaranya berupa umpan progresif yang mengobrak-abrik pertahanan Palermo. Ia nyaris mencetak gol sendiri andai tendangan jarak dekatnya tidak diblok di garis gawang oleh Salim Diakite.
Memasuki babak kedua, Pep Guardiola melakukan pergantian besar-besaran, meninggalkan Haaland sebagai satu-satunya starter yang bertahan. Salah satu pengganti, Tijjani Reijnders, langsung memberi dampak instan. Gelandang asal Belanda yang baru direkrut dari AC Milan itu menyambut umpan Savinho dengan lari tanpa bola yang tajam, lalu menuntaskannya ke sudut jauh untuk menggandakan skor.
Reijnders kembali mencetak gol kedua dengan pola serupa, kali ini berawal dari flick cerdas Divine Mukasa. Sepakan mendatarnya kembali bersarang di sudut yang sama. Ia bahkan berpeluang mengemas hat-trick ketika berhasil mencuri bola dan melewati kiper Alfred Gomis, namun terjatuh sebelum menuntaskan peluang.
Meski demikian, penampilan Reijnders sudah cukup untuk membuatnya jadi sorotan, sejajar dengan Cherki yang tampil impresif di babak pertama. Keduanya diyakini dapat menjadi solusi Pep Guardiola untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Kevin De Bruyne yang absen karena cedera.
Guardiola kini punya dua opsi kreatif di lini tengah: Cherki dengan kemampuan mengatur ritme dan umpan vertikal, serta Reijnders dengan keunggulan pergerakan tanpa bola dan naluri mencetak gol. Pertanyaannya, bisakah keduanya dimainkan bersamaan? Jika ya, kombinasi ini bisa menjadi senjata mematikan City dalam perburuan gelar musim ini.
The Citizens selanjutnya akan menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga pembuka Premier League, Sabtu 16 Agustus mendatang, dengan optimisme tinggi setelah performa gemilang di "laga pemanasan" ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!