KPK Ingin Jangkau Publik Lebih Luas: Ini Alasan Hakordia 2025 Digelar di Kota Pendidikan, Yogyakarta
Yogyakarta Dipilih Sebagai Simbol Perbaikan Pemberantasan Korupsi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Selama ini, Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) selalu identik dengan Jakarta.
Namun, untuk Hakordia 2025 kali ini, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) membuat keputusan mengejutkan dengan memindahkannya ke Yogyakarta!
Setyo Budiyanto, Ketua KPK, menjelaskan bahwa pelaksanaan Hakordia di Kota Pelajar ini dianggap sebagai simbol penting dalam upaya perbaikan dan pemberantasan korupsi, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Ini menjadi sebuah simbol untuk bisa melakukan upaya pemberantasan korupsi lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya," ungkap Ketua KPK Setyo di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, pada Sabtu (6/12/2025).
Kenapa Harus Yogyakarta?
Ketua KPK membeberkan beberapa alasan utama mengapa Yogyakarta dipilih, yaitu:
- Tata Kelola: Yogyakarta dinilai sebagai kota yang memiliki tata kelola pemerintahan yang sangat bagus.
- Kota Pendidikan: Yogyakarta adalah basis kota pendidikan dan memiliki banyak keterlibatan dari berbagai komunitas, membuat pesan antikorupsi lebih mudah diterima.
- Momentum Baru: Setelah bertahun-tahun selalu digelar di Jakarta, perpindahan ke Yogyakarta menjadi momentum baru untuk memperluas jangkauan dan menyebarkan pesan antikorupsi ke masyarakat luas.
Puncak Acara dan Seruan Dukungan
Hakordia 2025 Yogyakarta mengusung tema "Satukan Aksi, Basmi Korupsi," dengan puncak acara pada Selasa, 9 Desember.
Rangkaian acaranya pun seru karena melibatkan partisipasi publik, mulai dari karnaval, pameran gratis, hingga pertunjukan budaya.
Ketua KPK Setyo menegaskan bahwa pemberantasan korupsi butuh dukungan semua pihak:
"Perlu dukungan dari semua lapisan, baik itu masyarakat, pemerintah, pihak swasta, siapapun untuk bisa sama-sama mendukung upaya pemberantasan korupsi," ucapnya.
Harapannya, langkah KPK ini bisa menjadi motivasi bagi kota-kota lain di Indonesia agar pengelolaan pemerintahannya menjadi lebih baik.
Keputusan Ketua KPK memindahkan perayaan Hakordia 2025 ke Yogyakarta merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi, Gen.
Dengan alasan Yogyakarta sebagai simbol tata kelola yang baik dan kota pendidikan, KPK berharap pesan "Satukan Aksi, Basmi Korupsi" dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Semoga semangat antikorupsi dari Titik Nol Kilometer Yogyakarta ini bisa menular dan menjadi motivasi bagi kota-kota lain di Indonesia untuk memiliki tata kelola pemerintahan yang lebih bagus, ya Gen!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!