JAKARTA, GENVOICE.ID - Eksperimen taktik Patrick Kluivert di laga melawan Arab Saudi berakhir dengan hasil yang kurang memuaskan. Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-3 pada ronde keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di King Abdullah Sports City, Kamis (9/10) dini hari WIB.
Indonesia sebenarnya sempat memberikan kejutan lebih dulu lewat gol penalti Kevin Diks di menit ke-11. Namun keunggulan itu tak bertahan lama setelah Arab Saudi membalas melalui Saleh Abu Alshamat di menit ke-17, lalu berbalik unggul lewat penalti Feras Albrikan di menit ke-36. Di babak kedua, Feras kembali mencetak gol di menit ke-62 sebelum Diks memperkecil kedudukan menjadi 2-3 lewat titik putih di menit ke-87.
Kluivert mencoba meninggalkan kebiasaan lama dengan menurunkan formasi 4-2-3-1, formasi yang jarang digunakan Indonesia selama kualifikasi. Sebelumnya, baik di era Shin Tae-yong maupun awal masa Kluivert, Timnas Garuda lebih sering mengandalkan skema tiga bek. Keputusan ini disebut-sebut sebagai bentuk adaptasi terhadap gaya permainan Arab Saudi yang kuat di sektor sayap.
Sayangnya, eksperimen tersebut justru menjadi bumerang. Lini belakang Indonesia, terutama sisi kanan yang diisi Yakob Sayuri, tampak kewalahan menahan serangan cepat lawan. Dua dari tiga gol Arab Saudi bahkan berawal dari kesalahan di area pertahanan yang dijaga pemain Malut United itu. Penggunaan Yakob sebagai bek kanan juga menimbulkan tanda tanya, mengingat posisi alaminya adalah winger.
Dua gelandang bertahan, Marc Klok dan rekannya, juga gagal memberikan perlindungan optimal di lini tengah. Klok tampak kesulitan mengimbangi tempo permainan dan beberapa kali terlambat turun saat transisi. Berdasarkan catatan SofaScore, pemain Persib Bandung itu bahkan tak mencatat satu pun intersep di laga tersebut.
Masalah lain muncul di lini depan. Jarak antarlini yang terlalu renggang membuat serangan Indonesia kurang efektif. Dukungan dari lini kedua minim, sehingga Jay Idzes dan kolega kesulitan menekan pertahanan lawan secara terorganisir.
Dengan hasil ini, Arab Saudi memimpin klasemen Grup B dengan tiga poin, sementara Indonesia berada di posisi terbawah tanpa poin. Laga berikutnya melawan Irak akan menjadi ujian krusial bagi Kluivert. Jika gagal menang, peluang Garuda untuk menjaga asa tampil di Piala Dunia 2026 bisa semakin tipis.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!