Gagal di US Open, Aldila Sutjiadi Melangkah ke WTA 125 Meksiko

Gagal di US Open, Aldila Sutjiadi Melangkah ke WTA 125 Meksiko
Penamipilan Aldila Sutjiadi dalam gelaran US Open. - (Dok. Athletica Company).

JAKARTA, Genvoice.id - Meski belum cukup beruntung untuk meraih hasil maksimal di US Open 2025, Aldila Sutjiadi tetap melangkah mantap. Kini, petenis ganda andalan Indonesia itu mengalihkan fokusnya ke turnamen WTA 125 di Meksiko, dengan harapan membalikkan keadaan dan meraih momentum baru.

Di turnamen ini, Aldila berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos.

"Kami sudah mulai latihan dari kemarin, memang ada penyesuaiannya karena di sini termasuk high altitude, jadi memang kondisinya sangat berbeda dengan US Open," ujar Aldila, dikutip dari Antara, Senin (8/9).

Bukan kali pertama Aldila berpasangan dengan Olmos, sebelumnya mereka sempat berduet dalam ajang Cincinnati Masters bulan lalu. Meski sudah pernah bermain bersama, Aldila menyampaikan bahwa mereka masih butuh adaptasi.

"Kami masih dalam proses penyesuaian, tapi semakin hari semakin baik, semoga nanti pas pertandingan sudah mantap semuanya," tambahnya.

Sebelum WTA 1000 Cincinnati, Aldila dan Olmos juga pernah berduet bersama pada WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington D.C, Juli lalu. Langkahnya saat itu terhenti melawan petenis nomor satu Inggris, Emma Raducanu yang berpasangan dengan petenis nomor satu Kazakhstan, Elena Rybakina.

Putaran pertama WTA 125 Meksiko, Aldila dan Olmos akan berhadapan dengan pasangan Rebecca Marino /Fernanda Contreras Gomez. Pertandingan dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu (10/9) pukul 05.30* WIB.

Sebagai informasi, Aldila bertarung di Meksiko ini usai dirinya tersingkir pada babak pertama US Open 2025. Saat itu, Aldila berpasangan dengan petenis Ukraina, Nadiia Kichenok. Aldila /Nadiia kalah dari pasangan unggulan teratas petenis Ceko, Katerina Siniakova dan petenis tuan rumah Amerika, Taylor Townsend.

Aldila Sutjiadi tetap menunjukkan semangat pantang menyerah. Kini, fokusnya tertuju pada WTA 125 Meksiko, sebuah panggung baru yang bisa menjadi titik balik untuk kembali bersinar dan mengukir prestasi membanggakan bagi tenis Indonesia.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE