Film Dan Bandung Siap Tayang, Ini 3 Hal Menariknya

Film Dan Bandung Siap Tayang, Ini 3 Hal Menariknya
- (Dok. ).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film Dan Bandung siap hadir di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Film arahan Rudi Soedjarwo ini mengadaptasi semesta karya Pidi Baiq dan membawa kisah romansa Basil dan Elma dengan Kota Bandung sebagai latar utama.

Antusiasme terhadap film produksi Verona Films tersebut mulai terlihat melalui rangkaian gala premiere yang digelar di sejumlah kota. Setelah Surabaya, agenda promosi Dan Bandung berlanjut ke Semarang pada 7 Agustus, Yogyakarta 8 Agustus, Makassar 9 Agustus, Jakarta 12 Agustus, dan Bandung 15 Agustus.

Film ini mengangkat kisah anak muda, cinta beda kasta, serta kehidupan di Kota Bandung. Perpaduan tersebut membuat Dan Bandung menawarkan cerita yang dekat dengan kehidupan dan persoalan anak muda.

Selain kisah Basil dan Elma, ada sejumlah hal menarik yang membuat film ini layak masuk daftar tontonan. Berikut tiga di antaranya.

1. Mengadaptasi Semesta Pidi Baiq

Dan Bandung membawa karakteristik cerita Pidi Baiq yang selama ini dikenal melalui karya-karya dengan gaya romantis dan puitis. Cerita yang dekat dengan kehidupan anak muda menjadi salah satu daya tarik utama film ini.

Karya Pidi Baiq sebelumnya telah diadaptasi ke layar lebar melalui sejumlah film populer seperti Dilan 1990, Dilan 1991, Milea: Suara dari Dilan, hingga Ancika: Dia yang Bersamaku 1995.

Kini, kisah Basil dan Elma menjadi bagian lain dari semesta tersebut. Film ini diharapkan menghadirkan dialog, konflik, serta momen romantis yang memiliki ciri khas cerita Pidi Baiq.

Kehadiran karakter baru juga memberikan kesempatan bagi penonton untuk menikmati cerita dari sudut pandang yang berbeda, meski masih berada dalam semesta yang sama.

2. Bandung Jadi Latar Kisah Cinta

Seperti judulnya, Kota Bandung memiliki peran penting dalam perjalanan cinta Basil dan Elma. Berbagai sudut kota digunakan untuk membangun suasana sekaligus memperkuat perjalanan hubungan kedua karakter utama.

Salah satu lokasi yang digunakan adalah kawasan kolong jembatan Alun-alun. Tempat tersebut menjadi bagian dari perjalanan Basil dan Elma dalam menjalani hubungan mereka.

Nuansa Bandung yang santai, romantis, dan penuh nostalgia menjadi elemen penting dalam film. Kota ini bukan hanya berfungsi sebagai latar, tetapi turut membantu membangun atmosfer cerita.

Bandung sendiri sudah cukup sering digunakan sebagai latar film romantis Indonesia. Dilan, Milea: Suara dari Dilan, Perahu Kertas, dan Jomblo menjadi beberapa film yang turut memanfaatkan suasana Kota Kembang dalam ceritanya.

Kehadiran Dan Bandung kembali menempatkan kota tersebut sebagai ruang penting bagi kisah cinta anak muda.

3. Rudi Soedjarwo Kembali Garap Film Romantis

Nama Rudi Soedjarwo menjadi daya tarik lain dari Dan Bandung. Sang sutradara sebelumnya dikenal melalui film Ada Apa dengan Cinta? yang dirilis pada 2002.

Film tersebut menjadi salah satu karya romantis paling ikonik dalam perfilman Indonesia dan turut memperkenalkan Dian Sastrowardoyo serta Nicholas Saputra sebagai pasangan yang dikenang hingga sekarang.

Kini, Rudi Soedjarwo kembali mengarahkan cerita romantis dengan menghadirkan pasangan muda Samo Rafael dan Shanna Shannon.

Samo Rafael dipercaya memerankan karakter Basil, sedangkan Shanna Shannon memainkan tokoh Elma. Bagi Shanna, Dan Bandung juga menjadi debutnya di layar lebar.

Pertemuan keduanya menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan. Terlebih, film ini menjadi kesempatan bagi Rudi Soedjarwo untuk kembali menghadirkan kisah cinta anak muda dengan pendekatan yang berbeda.

Dan Bandung dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Dengan perpaduan semesta cerita Pidi Baiq, suasana Kota Bandung, serta arahan Rudi Soedjarwo, film ini menawarkan warna baru dalam kisah romansa anak muda Indonesia.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE