Alasan Berobat Ke Penang Jadi Pilihan Favorit, Ternyata Biaya Lebih Murah Dan Diagnosisnya Lebih Akurat!

Alasan Berobat Ke Penang Jadi Pilihan Favorit, Ternyata Biaya Lebih Murah Dan Diagnosisnya Lebih Akurat!
- (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pernah nggak sih kalian denger cerita tetangga atau saudara yang lebih milih terbang ke luar negeri pas lagi butuh perawatan medis serius, Gen? Fenomena pariwisata medis ini emang lagi naik daun banget, terutama rute menuju Penang, Malaysia. Ternyata, Penang bukan cuma sekadar destinasi buat kulineran atau foto-foto estetik di George Town saja, tapi sudah jadi "pusat kesembuhan" bagi banyak orang di Asia Tenggara, khususnya warga Indonesia.

Fenomena ini bener-bener nyata kalau kita liat data dari Malaysia Healthcare Travel Council yang mencatat ada sekitar 1,2 juta kunjungan medis ke sana pada tahun 2019 lalu. Banyak orang yang ngerasa kalau urusan nyawa dan kesehatan itu nggak bisa main-main, makanya mereka rela menyeberang lautan demi dapet pelayanan yang dianggap lebih komprehensif. Padahal, kalau dipikir-pikir, ongkos tiket pesawat dan akomodasi di luar negeri kan nggak murah ya? Tapi anehnya, jumlah pasien dari Indonesia yang berobat ke sana justru makin membeludak setiap tahunnya.

Hal ini tentu jadi tamparan keras sekaligus bahan evaluasi buat industri kesehatan di tanah air, karena ternyata ada banyak faktor krusial yang bikin pasien kita lebih sreg curhat soal penyakit mereka ke dokter di negeri tetangga, Gen.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh African Journal of Hospitality, Tourism, and Leisure, ada beberapa alasan kuat kenapa orang Indonesia hobi banget berobat ke Penang. Salah satu alasan yang paling bikin syok adalah soal efektivitas diagnosis. Bayangin saja, sekitar 60% wisatawan medis ngaku pernah dapet diagnosis yang salah alias salah vonis pas periksa di rumah sakit dalam negeri. Inilah yang bikin mereka trauma dan akhirnya nyari layanan medis yang lebih akurat dan terpercaya di luar negeri. Selain itu, masalah biaya juga jadi pertimbangan utama. Banyak yang ngerasa kalau total biaya pengobatan di Penang, mulai dari konsultasi spesialis, harga obat, sampai biaya operasi, jatuhnya jauh lebih murah dibanding harus berobat di kota besar kayak Jakarta, Medan, atau bahkan Singapura.

Nggak cuma soal harga dan kualitas, kemudahan komunikasi juga jadi poin plus. Tenaga medis di Penang rata-rata bisa bahasa Indonesia, jadi pasien nggak perlu bingung pake bahasa kalbu pas jelasin keluhan mereka. Lingkungan di sana juga sangat suportif buat orang Indonesia karena banyaknya fasilitas pendukung mulai dari transportasi yang gampang, akses internet kenceng buat janjian sama dokter, sampai urusan nyari makanan sehat yang nggak ribet. Layanan kesehatan di sana juga sangat spesifik dan bener-bener mengakomodir kebutuhan tiap pasien secara personal.

Melihat kondisi ini, pemerintah kita nggak tinggal diam. Sejak tahun 2022, Kementerian Kesehatan sudah mulai gercep lewat enam pilar transformasi kesehatan. Mulai dari benerin layanan primer, pemerataan akses rujukan sampai ke daerah terpencil, hingga upgrade teknologi dan SDM kesehatan biar nggak kalah saing sama luar negeri. Tujuannya jelas, biar ke depannya warga kita ngerasa berobat di dalam negeri itu sudah sangat efektif, akurat, dan ramah di kantong.

Tapi, terlepas dari pilihan kalian mau berobat ke Penang atau tetep di dalam negeri, yang paling penting adalah pilih layanan kesehatan sesuai kebutuhan. Pastikan tempatnya gampang diakses, review dari pasien lain bagus, dan kredibilitas dokternya jelas. Fokuslah pada penyembuhan kalian dan pilih fasilitas yang teknologinya mumpuni serta nerima asuransi biar dompet nggak jebol, Gen.

Menurut Gen, apa sih satu hal paling penting yang harus diperbaiki rumah sakit di Indonesia biar orang-orang nggak perlu jauh-jauh lagi berobat ke luar negeri?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE