Lineup Musisi Dunia di Debut Halftime Show Final Piala Dunia 2026: Ada Justin Bieber, BTS, hingga Coldplay!
Usung Misi Kemanusiaan, Setiap Tiket Piala Dunia Didonasikan untuk Pendidikan
JAKARTA, GENVOICE.ID -Sejarah baru siap ditorehkan dalam perhelatan akbar olahraga sepak bola global. Untuk pertama kalinya, ajang Final Piala Dunia 2026 akan menyajikan pertunjukan paruh waktu atau Halftime Show yang bertabur bintang kelas A.
Deretan musisi raksasa dunia, mulai dari Justin Bieber, BTS, Shakira, hingga grup band legendaris Coldplay, dipastikan bakal memanaskan panggung partai puncak yang akan diselenggarakan pada 19 Juli 2026 mendatang.
Selain empat nama besar tersebut, barisan penampil (lineup) di acara perdana ini juga akan diperkuat oleh ikon pop Madonna, Burna Boy, komposer Gustavo Dudamel, serta alunan suara merdu dari paduan suara siswa sekolah dasar PS22 Chorus asal New York.
Laga final pamungkas sekaligus pentas musik spektakuler ini akan mengambil tempat di MetLife Stadium (New York New Jersey Stadium), East Rutherford, dan dijadwalkan kick-off pada pukul 15.00 waktu setempat, atau bertepatan dengan hari Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Menariknya, inisiatif Halftime Show perdana ini tidak sekadar menawarkan hiburan visual dan audio, melainkan juga mengemban misi kemanusiaan berskala global. FIFA secara resmi berkolaborasi dalam menggalang pendanaan bertajuk FIFA Global Citizen Education Fund.
Proyek ini menargetkan pengumpulan dana hingga 100 juta dolar AS yang sepenuhnya akan dialokasikan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas serta fasilitas sepak bola bagi anak-anak di berbagai belahan dunia.
Demi mencapai target mulia tersebut, FIFA berkomitmen untuk mendonasikan 1 dolar AS dari setiap lembar tiket pertandingan Piala Dunia 2026 yang terjual. Justin Bieber, dalam pernyataan resminya, mengungkapkan rasa bangga bisa ikut andil dalam gerakan ini.
Ia meyakini bahwa daya tarik Piala Dunia mampu menyatukan manusia dari berbagai latar belakang, sekaligus memberikan dampak nyata bagi pendidikan anak-anak.
Senada dengan Bieber, CEO sekaligus salah satu pendiri Global Citizen, Hugh Evans, menyebut proyek ini sebagai manifestasi berkumpulnya para seniman dunia demi tujuan kemanusiaan terbesar sejak era Live Aid.
Para musisi dari berbagai penjuru dunia ini akan menyuguhkan 11 menit pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memantik harapan dan aksi nyata di tengah masyarakat.
Dengan perpaduan antara tensi tinggi perebutan trofi bergengsi Final Piala Dunia 2026 dan aksi panggung magis dari musisi lintas genre, acara ini diprediksi akan mencetak rekor sebagai salah satu tayangan televisi paling bersejarah dan paling banyak ditonton sepanjang masa.
Momen ini bukan lagi sekadar pesta olahraga empat tahunan, melainkan wujud nyata bagaimana euforia lapangan hijau dan kekuatan musik dapat melebur menjadi satu untuk mencerahkan masa depan pendidikan anak-anak di seluruh dunia.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!