Terseret Kasus Hanania Travel, Keanu Agl Minta Maaf dan Doakan Jemaah Korban Penipuan Umrah

Klarifikasi Keanu Agl Usai Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Terseret Kasus Hanania Travel, Keanu Agl Minta Maaf dan Doakan Jemaah Korban Penipuan Umrah
Keanu Agl. - (Dok. Instagram @keanuagl).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Selebgram populer Keanu Agl menyampaikan permohonan maaf dan rasa prihatin mendalam kepada ribuan jemaah korban dugaan penipuan umrah Hanania Travel (Hanania Group).

Kasus yang menghebohkan publik ini mulai memasuki babak baru setelah pihak kepolisian mendalami aliran dana promosi yang melibatkan sejumlah influencer tanah air.

Seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya, Keanu Agl mengklarifikasi posisinya serta mendoakan agar para korban segera mendapatkan keadilan dan hak mereka kembali.

Kronologi Pemeriksaan Keanu Agl dan Klarifikasi Legalitas Travel

Keanu Agl memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (8/6/2026) untuk memberikan keterangan terkait keterlibatannya dalam mempromosikan Hanania Travel.

Pemain film Agen +62 ini menegaskan bahwa kerja sama yang ia lakukan pada tahun 2024 lalu murni merupakan musibah di luar dugaannya, karena ia telah melakukan riset mendalam sebelum menerima tawaran endorsement tersebut.

"Ini musibah untuk aku juga. Aku sudah periksa, dia memang secara perusahaan sudah legal, sudah terakreditasi di bawah pengawasan Kementerian Agama, dan sebelum aku berangkat dia sudah punya reputasi yang cukup baik," jelas Keanu.

Keanu mengaku sangat terkejut karena dua tahun setelah masa promosinya selesai, pihak travel justru tersandung skandal besar. Terlebih, selama ini ia kerap menerima ulasan dan testimoni positif dari para pengikut medianya yang menggunakan jasa travel tersebut.

Ia pun menegaskan statusnya bukan sebagai Brand Ambassador (BA), melainkan hanya melakukan kerja sama barter satu kali perjalanan umrah.

Aliran Dana Miliaran Rupiah dan Keterlibatan Influencer Lain

Skandal Hanania Group mulai mencuat setelah perusahaan membatalkan keberangkatan sekitar 1.500 jemaah umrah secara sepihak pada Maret 2026.

Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Fathan Rachman, kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Kerugian kasus ini diperkirakan sangat besar, bahkan salah satu mitra mereka, Teras Hanania, melaporkan total kerugian yang mencapai Rp51 miliar.

Berdasarkan keterangan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, hasil penyelidikan awal menunjukkan adanya dugaan penyalahgunaan uang calon jemaah. Dana tersebut digunakan untuk menutupi defisit keuangan internal perusahaan serta membiayai promosi besar-besaran lewat figur publik.

Selain Keanu Agl, polisi menjadwalkan pemanggilan terhadap sejumlah selebgram papan atas lainnya yang sempat mempromosikan agen travel ini pada tahun 2024, di antaranya:

  • Awkarin

  • Sarah Gibson

  • Dara Arafah

Pemeriksaan para figur publik ini dilakukan guna mendalami strategi pemasaran yang diterapkan oleh Hanania Travel dalam menjaring ribuan korban.

Kasus penipuan berkedok perjalanan ibadah yang menyeret nama-nama selebgram besar ini menjadi alarm keras, baik bagi masyarakat maupun para pembuat konten di media sosial.

Di akhir pernyataannya, Keanu Agl mengingatkan rekan sesama influencer untuk tidak trauma menerima kerja sama komersial, asalkan selalu mengutamakan aspek legalitas hukum yang ketat.

Kini, fokus utama berada pada proses hukum yang berjalan di Polda Metro Jaya demi mengusut tuntas aliran dana dan memperjuangkan hak ganti rugi para jemaah yang gagal berangkat ke tanah suci.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE