Waspada, Ban Mobil Bekas Kedaluwarsa Bisa Bahaya Meski Tapaknya Masih Bagus!

Waspada, Ban Mobil Bekas Kedaluwarsa Bisa Bahaya Meski Tapaknya Masih Bagus!
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Bagi pemilik mobil bekas, jangan hanya menilai kondisi ban dari tapaknya saja.

Ban yang kedaluwarsa tetap berisiko, meski terlihat masih layak pakai. Karet ban yang mengeras karena usia dapat menimbulkan beberapa masalah serius bagi kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Bowie, menjelaskan bahwa karet ban yang mengeras akibat paparan panas dari aspal, mesin, dan rem mobil selama bertahun-tahun membuat ban menjadi kurang nyaman digunakan. "Karet mengeras ini bikin ban enggak nyaman dipakai, karena menambah keras bantingan serta berisik," ujarnya.

Selain itu, elastisitas karet yang menurun juga berdampak pada daya cengkeram ban ke aspal. Ban baru, yang karetnya masih elastis, mampu mencengkeram aspal dengan baik, sehingga lebih aman dan stabil saat melaju di jalan. Sedangkan ban kedaluwarsa memiliki daya cengkeram yang lebih rendah, berpotensi mengurangi kendali mobil, terutama saat menikung atau mengerem mendadak.

Walaupun ban kedaluwarsa tidak akan meledak secara tiba-tiba selama tekanan angin normal, risiko ban benjol tetap ada. Hal ini dapat terjadi jika ban keras terkena benturan keras, misalnya menghajar lubang saat melaju dengan kecepatan tinggi.

Pemilik mobil bekas disarankan untuk selalu mengecek usia ban, bukan hanya kondisi tapaknya. Mengganti ban kedaluwarsa dengan yang baru tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga keselamatan di jalan.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE