Idris Elba Mau Bangun 'Odeon Afrika', Bioskop Modern untuk Generasi Baru
JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktor dan produser Idris Elba mengungkapkan impiannya membangun jaringan bioskop di Afrika yang ia sebut sebagai "Odeon Afrika". Ambisi ini ia sampaikan saat tampil di SXSW London dalam sesi bincang bertajuk Creativity as Capital for Change bersama Clara Amfo.
Elba menyoroti minimnya jumlah bioskop di seluruh benua Afrika-hanya sekitar 3.000 unit yang benar-benar memiliki standar bioskop seperti yang umum ditemukan di Eropa atau Amerika. "Saya ingin generasi berikutnya bisa merasakan sensasi menonton film di bioskop, bukan cuma lewat layar ponsel," ungkapnya.
Menurut Elba, langkah pertama yang akan ia tempuh adalah dengan membangun data dan model bisnis yang menunjukkan bahwa masyarakat Afrika memiliki antusiasme tinggi terhadap pengalaman menonton langsung di layar lebar. "Saya nggak akan menyelesaikan semuanya sekaligus, tapi saya yakin ini bisa dimulai sedikit demi sedikit," katanya optimistis.
Lahir di London dari orang tua keturunan Sierra Leone dan Ghana, Elba memang sudah lama menunjukkan komitmennya pada perkembangan industri kreatif di Afrika. Tahun lalu, ia sempat menegaskan pentingnya bagi masyarakat Afrika untuk menceritakan kisah mereka sendiri-termasuk budaya, bahasa, dan identitas unik tiap komunitas.
Tak hanya itu, Elba juga terlibat dalam proyek pembangunan kota berkelanjutan di Pulau Sherbro, Sierra Leone, dan memperkenalkan Talking Scripts, aplikasi berbasis AI yang mengubah teks jadi audio untuk membantu orang-orang dengan disleksia dan kesulitan membaca. Ia juga memperkenalkan Akuna Wallet, platform keuangan digital yang memudahkan kreator mengirim uang lintas negara.
"Di era 80-an, musik dan film dibuat dengan alat yang jauh lebih sederhana dari ponsel sekarang," ujarnya. "Anak-anak sekarang tahu itu. Mereka bikin karya lewat gawai mereka. Tantangannya tinggal bagaimana karya itu bisa disebarluaskan dan menghasilkan keuntungan. Tapi kepercayaan diri yang lahir dari gerakan seperti Afrobeats dan Nollywood telah jadi bahan bakar luar biasa bagi generasi kreatif Afrika."
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!