Tarif Trump Guncang Pasar: IHSG Terjungkal, Eropa dan AS Terkapar

Tarif Trump Guncang Pasar: IHSG Terjungkal, Eropa dan AS Terkapar
- (Dok. linkedin.com).

JAKARTA, GENOVICE.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi bergerak melemah sejalan dengan melemahkan saham global imbas dari kebijakan tarif impor Amerika Serikat.

Dilansir Antara, IHSG memulai perdagangan dengan penurunan sebesar 596,33 poin atau setara 9,16 persen ke level 5.914,28. Di sisi lain, Indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga melemah tajam, merosot 92,61 poin atau 11,25 persen ke posisi 651,90.

"IHSG diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi kembali melemah," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Kepanikan pasar menjadi salah satu penyebab faktor utama yang mendorong menjual besar-besaran. Apalagi karena Indonesia menjadi salah satu negara yang dikenakan tarif cukup tinggi oleh Amerika Serikat, sebesar 32 persen.

Pemerintah Indonesia berupaya mengambil langkah diplomatik melalui negosiasi bilateral kedua negara dengan mengirimkan perwakilan ke AS.

Saham Wall Street Terkena Dampak Kebijakan Trump

Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat di Wall Street mengalami tekanan sejak Presiden Trump mengumumkan penerapan tarif besar-besaran pada Rabu malam (2/4/2025), yang mencakup seluruh impor ke AS serta tarif lebih tinggi terhadap negara mitra dagang utama.

Pada perdagangan Senin (7/4/2025), Indeks S&P 500 dan Dow Jones ditutup melemah setelah mengalami pergerakan yang tidak stabil, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap potensi perlambatan ekonomi dan lonjakan inflasi.

Kekhawatiran juga dipicu oleh sikap Presiden AS Donald Trump yang tetap kekeh atas kebijakan tarif, bahkan ada isyarat kenaikan lebih untuk Tiongkok.

Pasar Saham Eropa Anjlok

Pasar saham eropa juga berdampak dan merosot tajam pada sesi perdagangan Senin, 7 April 2025. Indeks STOXX 600 turun ke titik terendah sejak Januari di level 4,5 persen, sejalan dengan kebijakan Trump.

Indeks DAX di Jerman, yang dikenal sensitif terhadap isu perdagangan global, sempat merosot hingga 6,4 persen dan hampir memasuki wilayah bear market, sebelum akhirnya ditutup turun 4,13 persen di level 19.789,62.

Sementara itu, indeks FTSE 100 di Inggris melemah 4,38 persen ke posisi 7.702,08, dan indeks CAC di Prancis turun 4,78 persen ke angka 6.927,12.

Di kawasan Asia pada pagi hari ini, pergerakan bursa beragam. Indeks Nikkei Jepang melonjak 1.776,80 poin atau setara 5,71 persen ke posisi 32.913,38.

Di sisi lain, indeks Shanghai nyaris stagnan, melemah tipis 245,43 poin atau 0,00 persen ke level 3.096,58. Indeks di Kuala Lumpur naik tipis 0,36 poin atau 0,02 persen ke 1.444,16, dan indeks Straits Times Singapura menguat 49,52 poin atau 1,40 persen ke level 3.490,98.

R

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE