Ratu Rizky Nabila Buka Suara Soal Status Istri Kedua, Rela Dihujat Jadi Pelakor Syar'i Demi Pesulap Merah

Ratu Rizky Nabila Buka Suara Soal Status Istri Kedua, Rela Dihujat Jadi Pelakor Syar'i Demi Pesulap Merah
- (Dok. Ig/raturn).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dunia hiburan tanah air lagi-lagi diguncang kabar yang bener-bener di luar nalar dan bikin netizen satu Indonesia geger bukan main. Nama selebritas Ratu Rizky Nabila, atau yang akrab disapa Raturn, mendadak jadi sasaran empuk amukan warganet setelah rahasia besar mengenai kehidupan asmaranya terbongkar ke publik. Nggak ada angin nggak ada hujan, terungkap kalau ternyata selama ini Ratu sudah resmi dipersunting oleh Marcel Radhival alias Pesulap Merah.

Yang bikin publik makin emosi adalah kenyataan bahwa Ratu rela dijadikan istri kedua atau menjalani praktik poligami sejak tahun 2022 lalu. Kabar ini mencuat tepat setelah istri pertama sang pesulap, Tika Mega Lestari, mengembuskan napas terakhirnya belum lama ini. Sontak saja, kolom komentar media sosial Ratu langsung banjir hujatan pedas dari netizen yang merasa kecewa dan tertipu dengan citra yang selama ini ditampilkan, nih Gen.

Banyak warganet yang memberikan label sangat negatif kepada Ratu, mulai dari sebutan "pencuri laki orang" hingga istilah yang cukup menyakitkan yaitu pelakor syar'i. Mereka menilai langkah Ratu untuk menikah secara diam-diam saat istri pertama masih ada adalah sebuah pengkhianatan terhadap sesama perempuan. Menanggapi gelombang kemarahan yang nggak kunjung reda tersebut, Ratu Rizky Nabila akhirnya memutuskan untuk tidak lagi bersembunyi.

Lewat pernyataan resminya di Instagram pada Sabtu, 7 Februari 2026, ia menyampaikan pesan yang cukup mendalam dan menunjukkan sikap pasrah atas segala konsekuensi yang harus ia tanggung sekarang, nih Gen.

Menerima Sumpah Serapah Sebagai Bentuk Hukuman

Alih-alih membela diri atau memberikan klarifikasi yang berbelit-belit, Ratu justru memilih untuk menelan semua pil pahit tersebut. Ia mengaku sadar bahwa keputusannya di masa lalu memicu kekecewaan besar bagi banyak orang. Dengan nada yang sangat rendah hati, ia menyatakan siap menerima segala bentuk caci maki yang dialamatkan kepadanya sebagai konsekuensi atas jalan hidup yang telah ia pilih.

"Aku menerima apa pun hujatan sumpah serapah kalian," tegas Ratu Rizky Nabila, Sabtu (7/2/2026).

Ratu merasa bahwa serangan kata-kata pedas dari warganet adalah hukuman yang memang pantas ia terima. Ia tidak mau lagi menutupi kebenaran yang selama ini tersimpan rapat mengenai status pernikahannya dengan Pesulap Merah yang sudah berjalan hampir empat tahun tersebut.

"Enggak apa-apa, itu (hujatan dari warganet) adalah hukuman untuk saya," ujarnya dengan nada pasrah.

Permintaan Maaf Tanpa Alasan dan Penjelasan Pesulap Merah

Selain menerima hujatan, Ratu juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada publik. Ia merasa sudah mengecewakan banyak pihak karena baru sekarang kebenaran tentang poligami ini mencuat ke permukaan. Ia menegaskan bahwa permintaan maafnya ini tulus dan tidak dibarengi dengan alasan-alasan untuk mencari pembenaran atas tindakannya.

"Maaf sudah mengecewakan banyak pihak, karena mencuat kebenaran ini. Saya meminta maaf tanpa 'tapi', tanpa pembenaran, tanpa perlu dimaklumi," tambah Ratu menutup pernyataannya.

Di sisi lain, Marcel Radhival alias Pesulap Merah juga memberikan penegasan melalui akun TikTok miliknya. Ia membenarkan kalau dirinya sudah berpoligami sejak 2022, jauh sebelum istri pertamanya meninggal dunia karena sakit. Marcel mengklaim kalau hubungan mereka bertiga selama ini sebenarnya baik-baik saja dan penuh pengertian. Bahkan, ia menyebutkan kalau awalnya mereka berencana untuk terus hidup bertiga seumur hidup, namun takdir berkata lain karena Tika harus berpulang lebih dulu. Meski begitu, penjelasan ini tetap nggak menyurutkan amarah netizen yang merasa kronologi pernikahan mereka sangat membingungkan, terutama soal masa idah Ratu setelah bercerai dari suami sebelumnya.

Gimana menurut kalian, Gen? Apakah permohonan maaf dari Ratu Rizky Nabila ini sudah cukup untuk meredam amarah warganet?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE