Ospek UTM 2025 Ricuh! Panitia Jatuh di Tangga, Mahasiswa Baru Demo di Tengah Lautan Massa

Kericuhan Warnai PKKMB Universitas Trunojoyo Madura, Ribuan Mahasiswa Baru Protes Kebijakan Panitia

Ospek UTM 2025 Ricuh! Panitia Jatuh di Tangga, Mahasiswa Baru Demo di Tengah Lautan Massa
Suasana kemeriahan ospek Universitas Trunojoyo Madura 2025. - (Dok. TikTok @fahrul1226).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Baru juga mulai masa orientasi kampus, suasana di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sudah langsung panas! PKKMB atau yang biasa dikenal sebagai Ospek di kampus ini mendadak ricuh. Bahkan, salah satu panitia sampai jatuh dari tangga dan harus dibawa ke rumah sakit. Wah, serem ya Gen?

Kericuhan ini terjadi saat ratusan mahasiswa baru ramai-ramai menyuarakan protes terhadap kebijakan panitia PKKMB Sakerah 2025. Aksi tersebut berlangsung di Gedung Pertemuan Mohammad Noer, Kampus UTM, Bangkalan, Jawa Timur.

Awalnya hanya segelintir mahasiswa yang menyuarakan aspirasi mereka, tapi karena massa semakin banyak dan suasana makin memanas, akhirnya chaos pun tidak bisa dihindari.

"Ya biasanya yang namanya kerumunan itu kan kadang-kadang sulit dikendalikan kemudian terjadi crash," kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Surokhim.

Yang bikin parah, di tengah kekacauan itu, salah satu panitia jatuh dari tangga. Ada dua versi soal kejadian ini: ada yang bilang si panitia didorong, tapi ada juga yang nyebut dia terpeleset lalu terinjak saat kondisi sudah tidak kondusif. Sampai akhirnya si panitia harus dilarikan ke rumah sakit untuk dapet penanganan medis.

Masalah makin runyam karena jumlah mahasiswa baru yang hadir saat itu lebih dari 4.000 orang, dan tidak ada cukup petugas keamanan kampus untuk mengatur kerumunan sebesar itu. Untungnya, pihak rektorat langsung turun tangan buat menenangkan keadaan.

Surokhim mengatakan, protes mahasiswa itu wajar dan bagian dari dinamika kampus yang demokratis.

"Panitia tampaknya memang kesulitan mengelola lebih dari 4.000 mahasiswa baru. Kami harap panitia yang mengalami insiden tersebut segera pulih," jelasnya.

Meski sempat diwarnai insiden dan suasana memanas, kegiatan PKKMB Universitas Trunojoyo Madura 2025 tetap berjalan hingga selesai dengan pengawasan ketat dari pihak rektorat.

Insiden ini menjadi sorotan dan pengingat pentingnya manajemen kerumunan dalam acara kampus berskala besar. Semoga untuk ke depannya pelaksanaan Ospek di berbagai kampus Indonesia bisa lebih aman, tertib, dan tetap jadi ruang edukasi bagi mahasiswa baru.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE