Longsor Renggut Tiga Nyawa di Bogor, 48 Titik Terdampak dan Ratusan Warga Mengungsi

Longsor Renggut Tiga Nyawa di Bogor, 48 Titik Terdampak dan Ratusan Warga Mengungsi
- (Dok. Tribun Bogor).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Bencana alam kembali melanda Kabupaten Bogor usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tercatat ada 49 kejadian bencana yang terjadi di 48 titik berbeda, tersebar di 18 kecamatan dari total 40 kecamatan di wilayah ini.

Mengutip dari Detik, Senin (7/7), jenis bencana yang tercatat meliputi 32 kejadian longsor, 9 banjir, 3 insiden angin kencang, 2 pergerakan tanah, 2 rumah ambruk, serta satu laporan orang hilang. BPBD menyatakan, total 449 warga terdampak dengan 108 kepala keluarga teridentifikasi berada dalam zona rawan. Dari jumlah tersebut, lima orang terpaksa harus mengungsi karena tempat tinggal mereka tidak lagi aman.

Tak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, bencana kali ini juga menelan korban jiwa. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun longsor. Dua korban berasal dari Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, sementara satu lainnya ditemukan di Desa Megamendung. Satu orang lainnya masih dalam pencarian setelah dilaporkan hilang saat memancing di kawasan dekat Sungai Ciesek, Desa Cipayung Girang.

Menurut laporan petugas, korban yang hilang berada di kolam pemancingan ketika tebing di belakang kolam tiba-tiba runtuh. Meski sempat diperingatkan oleh pengelola untuk berpindah tempat, korban tetap bertahan hingga akhirnya terseret longsor dan diduga hanyut ke sungai.

Selain rumah warga, bencana juga merusak satu unit jembatan penghubung antar-RW yang penting bagi akses masyarakat setempat. BPBD bersama tim SAR gabungan telah diterjunkan untuk melakukan evakuasi, pencarian, serta pemulihan infrastruktur dasar di lokasi terdampak.

Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau warga untuk tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan, terutama mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah. Warga juga diminta segera melapor ke layanan darurat jika melihat tanda-tanda longsor atau banjir di lingkungan sekitar.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE