Kenapa Pertandingan Persija vs Persib Digelar di Samarinda? Ini Kronologinya

Kenapa Pertandingan Persija vs Persib Digelar di Samarinda? Ini Kronologinya
- (Dok. Tangsel Pos).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Laga panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung dipastikan tidak berlangsung di Jakarta. Duel klasik Liga 1 yang semula direncanakan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) akhirnya dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5).

Keputusan tersebut membuat banyak suporter Persija kecewa. Sebab, pertandingan melawan rival abadi itu sudah lama dinantikan untuk kembali digelar di ibu kota dengan kehadiran The Jakmania.

Pertemuan kandang Persija melawan Persib memang terus mengalami kendala dalam beberapa tahun terakhir. Terakhir kali Macan Kemayoran menjamu Persib di Jakarta terjadi pada Juli 2019 di Stadion GBK.

Menjelang pertandingan musim ini, antusiasme suporter sebenarnya sudah sangat tinggi. Namun, lebih dari sepekan sebelum kickoff, mulai muncul kabar bahwa laga terancam batal digelar di GBK.

Awalnya, beredar informasi bahwa kondisi rumput stadion sedang dijaga demi kepentingan agenda Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni mendatang. Situasi itu memunculkan dugaan bahwa PSSI tidak memberikan izin penggunaan stadion.

Namun, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi langsung membantah isu tersebut. Ia menegaskan bahwa GBK tetap bisa digunakan untuk pertandingan Liga 1, termasuk duel Persija melawan Persib.

Menurut Yunus, kondisi lapangan masih sangat layak dipakai dan tidak ada larangan dari PSSI terkait penggunaan stadion nasional tersebut.

Hingga lima hari sebelum pertandingan, situasi sebenarnya masih cukup aman. Pihak kepolisian dan operator liga dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk pelaksanaan laga di Jakarta.

Akan tetapi, kondisi berubah mendadak pada Rabu (6/5). Kepolisian akhirnya membatalkan izin pertandingan di GBK dengan alasan keamanan dan padatnya agenda di Jakarta selama bulan Mei.

Direktur I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa banyak kegiatan berskala besar yang berlangsung di ibu kota sehingga dikhawatirkan memicu kondisi di luar kendali jika pertandingan tetap dilaksanakan di GBK.

Setelah izin dicabut, panitia pelaksana Persija langsung bergerak mencari stadion alternatif. Beberapa kota di Pulau Jawa sempat dipertimbangkan sebagai lokasi pengganti.

Surabaya menjadi salah satu opsi utama karena dinilai memiliki akses yang memudahkan tim dan perangkat pertandingan. Bahkan, koordinasi dengan pihak Persebaya dan kelompok suporter Bonek disebut berjalan positif.

Namun, laga di Surabaya hanya diizinkan berlangsung tanpa penonton. Situasi serupa juga berlaku di sejumlah kota lain di Pulau Jawa, sehingga opsi tersebut akhirnya tidak dipilih.

Panitia juga sempat mempertimbangkan Bali sebagai venue alternatif. Akan tetapi, jadwal pertandingan klub tuan rumah membuat opsi tersebut tidak memungkinkan digunakan.

Setelah berbagai pilihan gagal, Persija kemudian menghubungi Borneo FC untuk meminta izin menggunakan Stadion Segiri di Samarinda.

Permintaan tersebut disambut positif oleh pihak Borneo FC. Kepolisian setempat juga memberikan izin pertandingan digelar dengan kehadiran penonton.

Dengan demikian, Samarinda resmi ditetapkan sebagai lokasi duel Persija kontra Persib. Meski venue berubah, jadwal kickoff pertandingan tetap berlangsung pada Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE