Ranking FIFA Indonesia Usai Libas China Taipei, Apakah Bisa Jauhi Malaysia?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 6-0 atas China Taipei dalam laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9). Hasil ini memang menggembirakan, namun dampaknya terhadap ranking FIFA Garuda ternyata tak terlalu besar.
Skuad asuhan Patrick Kluivert tampil dominan sejak awal pertandingan. Jordi Amat membuka pesta gol lewat sundulan di menit ke-4, disusul gol bunuh diri Chao Ming-Hsiu pada menit ke-23. Marc Klok dan Eliano Reijnders kemudian menambah keunggulan sebelum babak pertama berakhir. Paruh kedua pun jadi milik Indonesia berkat sumbangan Ramadhan Sananta dan Sandy Walsh.
Meski berpesta gol, tambahan poin FIFA Indonesia relatif tipis. Pasalnya, lawan yang dihadapi, China Taipei, hanya menempati peringkat 172 dunia sehingga bobot pertandingannya rendah. Berdasarkan perhitungan, Garuda hanya memperoleh sekitar +3,25 poin menjadi total 1.157,80. Artinya, Indonesia naik satu tingkat ke posisi 117 dunia, melewati Zimbabwe yang punya 1.157,45 poin.
Saingan Ketat dengan Malaysia
Kenaikan tipis ini membuat Indonesia masih harus berhati-hati dengan Malaysia. Harimau Malaya sebelumnya menang 2-1 atas Singapura dan mendapatkan tambahan +3,86 poin. Mereka kini berada di posisi 123 dunia, hanya terpaut lima strip di bawah Indonesia. Jika performa Indonesia tak konsisten, peluang Malaysia mengejar tetap terbuka lebar.
Di sisi lain, Libya justru melesat jauh setelah mengalahkan Angola di kualifikasi Piala Dunia zona Afrika. Mereka mengoleksi tambahan +15,41 poin dan kini duduk di posisi 114, hanya tiga tingkat di atas Indonesia. Situasi ini menunjukkan persaingan peringkat 110-120 semakin ketat.
Rapor Pemain & MVP
Dalam laga melawan China Taipei, Kluivert menurunkan formasi 4-5-1. Emil Audero dipasang sebagai kiper, sementara lini belakang diisi Nathan Tjoe a On, Yakob Sayuri, Jordi Amat, dan Rizky Ridho. Di lini tengah, kombinasi Eliano Reijnders, Marc Klok, Shayne Pattynama, Beckham Putra, serta Egy Maulana Vikri menguasai permainan. Sementara Ramadhan Sananta dipercaya sebagai ujung tombak.
PSSI melalui akun resmi Timnas Indonesia mengumumkan gelandang Persib Bandung, Marc Klok, sebagai Most Valuable Player (MVP). Selain mencetak gol, Klok tampil solid dalam mengatur tempo permainan.
Laga Penentuan vs Lebanon
Kesempatan terbesar Garuda untuk menambah poin ada di laga berikutnya melawan Lebanon pada Senin (8/9). Dengan ranking 113 FIFA dan poin 1.176,19, kemenangan atas Lebanon bakal memberikan tambahan angka signifikan sekaligus mendekatkan Indonesia ke posisi 110 besar dunia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!