Peringatan Dini BMKG Jabodetabek 6-7 Februari 2026, Waspada Hujan Lebat hingga Status Siaga

Peringatan Dini BMKG Jabodetabek 6-7 Februari 2026, Waspada Hujan Lebat hingga Status Siaga
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek yang berlaku pada 6 hingga 7 Februari 2026.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berisiko menimbulkan genangan, banjir, serta gangguan aktivitas masyarakat.

Pada Jumat, 6 Februari 2026, seluruh wilayah Jabodetabek berada dalam kategori Waspada. BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi secara merata. Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bogor, serta Kota Bogor.

Meski hujan lebat diprakirakan meluas, BMKG memastikan tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori Siaga maupun Awas pada tanggal tersebut. Selain itu, peringatan dini terkait angin kencang juga tidak dikeluarkan untuk wilayah Jabodetabek pada 6 Februari 2026.

Namun, kondisi cuaca diperkirakan meningkat pada Sabtu, 7 Februari 2026. BMKG menetapkan status Siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah, yakni Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kabupaten Bogor. Daerah-daerah tersebut dinilai memiliki potensi dampak cuaca yang lebih signifikan dibanding wilayah lainnya.

Sementara itu, wilayah lain seperti Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok masih berada dalam kategori Waspada.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti genangan air, luapan sungai, banjir lokal, hingga longsor, khususnya di wilayah dengan status Siaga. Kategori Waspada menunjukkan adanya potensi gangguan aktivitas masyarakat, sedangkan kategori Siaga mengindikasikan kemungkinan dampak yang lebih besar terhadap infrastruktur dan layanan publik.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengingatkan masyarakat agar rutin memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi, seperti aplikasi InfoBMKG, situs bmkg.go.id, serta media sosial @infoBMKG. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 196 untuk mendapatkan informasi cuaca terkini maupun penanganan darurat terkait bencana hidrometeorologi di wilayah masing-masing.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE