Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia vs Iran Jadi Duel Bergengsi Pelatih

Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia vs Iran Jadi Duel Bergengsi Pelatih
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Piala Asia Futsal 2026 akhirnya mencapai titik klimaks. Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Iran dalam partai final yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026) malam WIB.

Laga ini bukan hanya soal perebutan trofi, tetapi juga menjadi panggung adu strategi dua pelatih dengan latar belakang dan reputasi yang sama-sama kuat.

Timnas Futsal Indonesia melaju ke final setelah menyingkirkan Jepang lewat laga dramatis dengan skor 5-3 di babak semifinal. Di sisi lain, Iran melangkah mantap ke partai puncak usai menaklukkan Irak 4-2. Bagi Indonesia, final ini menjadi kelanjutan dari sejarah baru yang terus mereka ukir sepanjang turnamen.

Sorotan utama jelang laga final tertuju pada duel dua juru taktik di pinggir lapangan. Indonesia mengandalkan tangan dingin Hector Souto, sementara Iran dipimpin oleh Vahid Shamsaei, sosok yang sudah lama melegenda di dunia futsal Asia.

Hector Souto, atau yang memiliki nama lengkap Héctor Souto Vázquez, merupakan pelatih asal Spanyol yang resmi menukangi Timnas Futsal Indonesia sejak Agustus 2024. Namanya mulai dikenal publik futsal nasional saat sukses membawa Bintang Timur Surabaya menjuarai Liga Futsal Profesional Indonesia pada 2021 dan 2022.

Prestasi Souto bersama Timnas Futsal Indonesia terasa kian nyata dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, ia mempersembahkan gelar juara Piala AFF Futsal usai Indonesia mengalahkan Vietnam 2-0 di partai final. Gelar tersebut menjadi yang kedua bagi Indonesia setelah terakhir kali diraih pada 2011, sekaligus memutus dominasi panjang Thailand di kawasan Asia Tenggara.

Tak berhenti di situ, pelatih berusia 45 tahun tersebut kembali mencetak sejarah dengan membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2025. Di final, Indonesia tampil perkasa dengan membantai Thailand 6-1, hasil yang sekaligus mengakhiri dominasi Thailand yang selalu menjadi juara futsal putra SEA Games dalam lima edisi sebelumnya.

Menghadapi Iran di final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto memiliki skuad yang relatif merata di semua lini. Namun, urusan ketajaman gol diprediksi kembali bertumpu pada Mochammad Iqbal Rahmattulah dan Reza Gunawan, yang sejauh ini menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan koleksi masing-masing tiga gol.

Sementara itu, Iran datang ke final dengan kepercayaan diri tinggi di bawah arahan Vahid Shamsaei. Pelatih berusia 50 tahun tersebut bukan nama asing dalam sejarah futsal Iran. Ia dikenal sebagai legenda hidup dan kerap dijuluki "Ali Daei-nya futsal" berkat rekor 392 gol dari 189 penampilan bersama Timnas Futsal Iran, serta delapan gelar Piala Asia Futsal yang diraihnya sebagai pemain.

Vahid Shamsaei juga memiliki kenangan manis di Indonesia. Pada Piala Asia Futsal 2002 yang digelar di Jakarta, ia menjadi salah satu aktor utama kesuksesan Iran dengan mencetak dua gol saat menghajar Jepang 6-0 di final yang berlangsung di Istora Senayan. Trofi itu menjadi salah satu momen ikonik dalam kariernya.

Kini, sebagai pelatih, Vahid Shamsaei berpeluang kembali membawa Iran mengangkat trofi Piala Asia Futsal di Jakarta. Jika berhasil, Iran akan meraih gelar ke-14 mereka di ajang ini, mempertegas status sebagai kekuatan dominan futsal Asia. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Iran akan kembali mengandalkan pemain-pemain kunci seperti Mohammad Derakhshani, Behrooz Azimi, Hossein Tayebi, dan Salar Aghapour.

Final Piala Asia Futsal 2026 pun tak sekadar menjadi pertarungan Indonesia melawan Iran, tetapi juga duel gengsi antara pelatih visioner asal Spanyol dan legenda besar futsal Asia. Di hadapan publik sendiri, Timnas Futsal Indonesia membawa harapan besar untuk kembali mencetak sejarah.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE